Ekonomi Kreatif, Resep Cuan Negara dari Sandiaga Uno
Bloomberg Technoz Podcast - Ramadan Spark
28 March 2025 17:59
Bloomberg Technoz, Jakarta - Dalam suasana penuh berkah Ramadan 2025, Bloomberg Technoz bersama Kode Marketing menghadirkan Bloomberg Technoz Podcast - Ramadan Spark, sebuah ruang diskusi penuh semangat untuk menggali nilai-nilai keislaman dan kemajuan zaman.
Baca Juga
Dengan judul Ekonomi Kreatif, Resep Cuan Negara dari Sandiaga Uno, episode kali ini menghadirkan sosok inspiratif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020–2024 sekaligus entrepreneur yang telah lama dikenal sebagai penggerak UMKM dan ekonomi kreatif. Dipandu oleh Sisi Aspasia Communication Specialist dan Winda Mizwar, Founder Kode Marketing & Marcom Consultant, obrolan ini menyentuh banyak sisi penting dari transformasi UMKM Indonesia di tengah peluang besar selama bulan Ramadan.
Sandiaga Uno membuka dengan pantun khasnya, menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan hanya jargon, tetapi realitas yang menopang 8% dari GDP Indonesia. Dengan 25 juta tenaga kerja yang terserap di 17 subsektor mulai dari kuliner, fesyen, hingga gim digital, Indonesia kini masuk jajaran tiga besar dunia dalam kontribusi ekonomi kreatif—di bawah Amerika dan Korea.
Di tengah badai PHK dan tekanan ekonomi global, Sandiaga menyoroti bahwa UMKM kembali menjadi penyelamat. Sejarah mencatat—dari krisis moneter 1998 hingga pandemi COVID-19—UMKM terus bertahan dan tumbuh. Kini, 97% lapangan kerja di Indonesia ditopang oleh UMKM, dan 65% dari aktivitas ekonomi berasal dari sektor ini.
Namun tantangan terbesar UMKM adalah naik kelas. “Dari start-up menjadi scale-up,” kata Pak Sandi, “Butuh tiga hal utama: SDM, pemasaran, dan permodalan.”
Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga bulan peluang. Di sektor kuliner saja, terjadi peningkatan transaksi hingga 40%. Bahkan menjelang mudik dan lebaran, sektor fashion, travel, dan pariwisata ikut terdongkrak.
Sandiaga juga memperkenalkan platform Muslim First, sebuah solusi digital untuk mendorong pelaku usaha Muslim agar bisa mengaplikasikan nilai-nilai keislaman dalam bisnis. Ia menekankan pentingnya adaptasi teknologi, peningkatan keterampilan (upskilling dan reskilling), serta membangun jaringan kolaborasi, termasuk dengan investor luar negeri berbasis prinsip syariah.
Bagaimana strategi efektif bagi UMKM untuk memanfaatkan momentum Ramadan? Apa peran pemerintah dan komunitas dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia? Semua pertanyaan ini akan dibahas tuntas dalam episode kali ini.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai pemberdayaan UMKM selama Ramadan. Saksikan episode terbaru Bloomberg Technoz Podcast - Ramadan Spark hanya di www.bloombergtechnoz.com.
(btp)