Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo mengapresiasi kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mampu mencetak pertumbuhan kredit hingga 14,9% di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.
Pencapaian kredit Bank Mandiri tahun lalu pun melampaui pertumbuhan kredit secara industri sebesar 11,35%. Bank pelat merah itu pun mencatat laba bersih tahun 2022 sebesar Rp 41,2 triliun bertumbuh 46,9 % secara tahunan
"Kadang-kadang saya mikir kok tumbuh tinggi banget, jangan-jangan bunganya ketinggian? Tapi apapun harus kita apresiasi Bank Mandiri yang bisa menyalurkan kredit tumbuh 14,9% dan laba di Rp 41 triliun," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Mandiri Investment Forum 2023, Selasa (1/2/2023).
Jokowi mengatakan tekanan ekonomi global terhadap Indonesia memang sudah mereda, kekhawatiran atas risiko yang timbul akibat resesi di sejumlah negara pun tidak banyak terjadi.
"Tadi pagi saya dapat info bahwa tekanan ekonomi global te ekonomi kita sudah mereda apa yang kita takutkan banyak yang tidak terjadi ini patut kita syukuri," ujarnya.
Sebagai informasi, penyaluran kredit Bank Mandiri didominasi oleh kredit korporasi yang mencapai Rp 414,1 triliun pada akhir 2022. Angka tersebut tumbuh 11,8% dari periode tahun sebelumnya Rp 370,2 triliun.
Selain itu, kredit komersial juga menorehkan kinerja positif yakni Rp 196,3 triliun. Angka tersebut tumbuh sebesar 13% jika dibandingkan 2021.
Bank Mandiri mencatat, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri pada 2022 berhasil memenuhi target pemerintah sebesar Rp 40 triliun kepada lebih dari 351 ribu pelaku usaha UMKM.
(krz/evs)