Logo Bloomberg Technoz

Kuartal I-2025, Harga Batu Bara Ambruk Nyaris 18%

Hidayat Setiaji
01 April 2025 08:06

Bongkahan batu bara./Bloomberg-Dimas Ardian
Bongkahan batu bara./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara melemah pada perdagangan kemarin. Namun sepanjang Maret, harga si batu hitam berhasil menguat terbatas.

Pada Senin (31/3/2024), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan ini ditutup di US$ 103/ton. Turun 0,48% dibandingkan hari sebelumnya.

Akan tetapi, harga batu bara berhasil membukukan kenaikan 1,58% secara point-to-point sepanjang Maret. Meski sepanjang kuartal I-2025, harga anjlok 17,76%.

Pasokan yang melimpah masih menjadi beban bagi harga batu bara, termasuk di China yang merupakan produsen batu bara terbesar dunia. Tahun lalu produksi batu bara di China naik 1,3% ke 4,76 miliar ton. 

Di sisi lain, permintaan justru turun. Industri logam, konsumen batu bara terbesar kedua di Negeri Tirai Bambu, mengurangi permintaan energi.