Iran Respons Surat Trump, Tegaskan Syarat Dialog Nuklir
News
28 March 2025 20:20

Arsalan Shahla - Bloomberg News
Bloomberg, Menteri Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa negaranya telah membalas surat dari Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan pembicaraan baru mengenai program nuklir Iran. Namun, ia tidak mengungkap isi surat tersebut.
Abbas Araghchi mengatakan kepada kantor berita resmi Iran, Islamic Republic News Agency, bahwa balasan tersebut dikirim pada hari Rabu (26/03/2025) melalui Oman, negara yang kerap menjadi mediator antara Iran dan AS. Surat Trump sebelumnya disampaikan ke pejabat Iran dua minggu lalu oleh seorang diplomat senior Uni Emirat Arab.
Araghchi menegaskan bahwa Iran menolak negosiasi langsung dengan AS selama pemerintahan Trump masih menerapkan ancaman militer dan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Teheran. Meski begitu, ia menyebutkan bahwa pembicaraan tetap mungkin dilakukan dalam kondisi yang tepat.
Pada 2018, Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir internasional yang membatasi aktivitas pengayaan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi. Sejak memasuki masa jabatan keduanya, Trump kembali menghidupkan strategi tekanan maksimum, memperketat sanksi, dan mengancam tindakan militer jika Iran menolak kesepakatan baru.