Logo Bloomberg Technoz

Ini Ciri-ciri Saham Zombie & Risikonya untuk Investor

Referensi
28 March 2025 14:22

Saham Bukalapak (BUKA), Rabu (8/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Saham Bukalapak (BUKA), Rabu (8/1/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham zombie adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan saham dari perusahaan yang tetap beroperasi meskipun mengalami kesulitan keuangan yang parah. Perusahaan semacam ini tidak menunjukkan pertumbuhan yang berarti dalam jangka waktu lama, namun tetap bertahan. 

Dalam dunia investasi, saham zombie menjadi perhatian serius karena potensi risikonya yang tinggi bagi para investor. 

Artikel ini akan mengulas ciri-ciri utama saham zombie dan mengapa investor harus waspada terhadapnya seperti yang dilansir Bloomberg Technoz dari berbagai sumber.

Ciri-ciri Saham Zombie

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

1. Pendapatan yang Stagnan atau Menurun

Salah satu ciri utama saham zombie adalah stagnasi atau penurunan pendapatan yang signifikan. Perusahaan dengan kondisi ini tidak mampu meningkatkan pendapatan atau laba dalam jangka panjang. Meskipun masih beroperasi, mereka tidak memiliki strategi pertumbuhan yang efektif. Stagnasi ini menunjukkan bahwa perusahaan gagal bersaing di pasar yang dinamis.

2. Beban Utang Tinggi

Perusahaan dengan saham zombie sering kali terbebani utang yang besar. Sebagian besar pendapatan yang diperoleh hanya digunakan untuk membayar bunga utang, bukan untuk ekspansi atau inovasi. Dengan tingginya rasio utang terhadap ekuitas, perusahaan ini menghadapi kesulitan finansial yang berkepanjangan tanpa prospek pertumbuhan yang jelas.

3. Laba Negatif atau Kecil