Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, jumlah penumpang moda transportasi udara atau pesawat masih  turun 14,19% yoy menjadi 168.165 orang. Begitu juga penumpang kapal laut yang turun 40,96% yoy menjadi 41.195 orang. 

Secara kumulatif, jumlah penumpang angkutan umum sejak H-10 hingga H-8 mencapai 2,37 juta orang, mengalami kenaikan 30,39% dari periode Angkutan Lebaran 2024. Penumpang kereta api melonjak 98% yoy menjadi 781.749 orang, penumpang udara naik 15,29% yoy menjadi 616.520 orang, penyeberangan naik 28,29% yoy menjadi 440.453 orang dan bus naik 4,41% yoy menjadi 358.512 orang. Untuk penumpang kapal laut tercatat turun 13,65% yoy menjadi 175.847 orang.

Peningkatan pergerakan juga terjadi pada kendaraan pribadi, yakni motor dan mobil, baik melalui jalan arteri Jabodetabek maupun jalan tol Jakarta. Pada H-8 Lebaran, realisasi penumpang motor yang  keluar masuk arteri Jabodetabek sebanyak 554.840 orang atau naik 181,82% yoy. 

Sementara realisasi penumpang mobil keluar masuk arteri Jabodetabek melompat 229,64% yoy menjadi 453.755 orang. Selanjutnya, pada gerbang tol Jabodetabek, realisasi penumpang mobil mencapai 563.570 orang atau naik 11,19% yoy.  

Dengan peningkatan tersebut Budi berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kebijakan WFA dan melakukan mudik lebih awal. 

“Mengingat kepadatan sudah mulai terjadi di simpul-simpul transportasi, kami mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dalam melakukan perjalanan, menjaga kesehatan dan memastikan kondisi kendaraan baik serta memperhatikan jadwal keberangkatan moda transportasi jika menggunakan kendaraan umum,” tuturnya.

Pemerintah pun menetapkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai menjalankan WFA pada 24-27 Maret 2025 yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 2/2025. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi potensi lonjakan pergerakan masyarakat pada hari-hari tertentu selama musim libur Lebaran 2025.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau perusahaan swasta untuk menerapkan skema WFA selama periode Lebaran 2025, dengan tetap memperhatikan operasional, produktivitas, serta pelayanan pelanggan.

(ain)

No more pages