Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti busi mobil tidak selalu bergantung pada satu faktor saja. Berikut tiga metode yang bisa digunakan:
1. Mengikuti Jadwal Ganti Oli Mesin
Salah satu cara paling mudah adalah mengikuti aturan umum: dua kali ganti oli mesin, satu kali ganti busi. Metode ini memudahkan pemilik kendaraan karena jadwalnya cukup konsisten.
2. Berdasarkan Jarak Tempuh
Setiap pabrikan kendaraan biasanya mencantumkan jadwal penggantian busi dalam buku panduan. Umumnya, jarak tempuh yang dianjurkan berkisar antara 15.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung pada jenis busi yang digunakan.
3. Pemeriksaan Fisik Busi
Metode ini melibatkan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik busi. Tanda-tanda busi yang sudah aus meliputi:
-
Ujung busi yang hitam atau berkerak.
-
Adanya keausan atau pengikisan pada elektroda.
-
Celah busi yang melebar akibat pemakaian.
Dampak Positif Penggantian Busi yang Tepat Waktu

Mengganti busi sesuai jadwal memberikan banyak manfaat, di antaranya:
-
Performa Mesin Tetap Optimal: Mesin menyala lebih mudah dan berjalan lebih halus.
-
Efisiensi Bahan Bakar Lebih Baik: Busi yang baru membantu pembakaran bahan bakar lebih efisien.
-
Mencegah Kerusakan Lebih Parah: Mengganti busi sebelum benar-benar aus mencegah kerusakan pada komponen mesin lainnya.
(seo)