Arus Jual Saham & SUN Berlanjut, Rupiah Melemah di Rp16.530/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
24 March 2025 09:18

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah melemah pada pembukaan hari pertama perdagangan spot valas di pekan terakhir sebelum libur panjang Idulfitri.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah lanskap pasar global yang cenderung negatif menyusul pecahnya krisis di Turki, kenaikan tensi konflik di Gaza, juga kian dekatnya tenggat waktu penerapan kebijakan tarif impor Amerika Serikat pada 2 April nanti.
Rupiah juga tertekan sentimen domestik yang masih suram seiring dengan peningkatan premi Credit Default Swap (CDS) hingga 17% selama bulan ini, memicu tekanan jual asing di pasar saham lebih dari Rp7 triliun pekan lalu.
Rupiah dibuka stagnan di Rp16.500/US$ dan selanjutnya melemah 0,18% di level Rp16.530/US$. Sedangkan di pasar offshore, rupiah NDF bergerak melemah di Rp16.555/US$.
Sentimen pasar global yang memburuk di awal pekan juga telah menyeret hampir semua mata uang Asia melemah.