Logo Bloomberg Technoz

Cara Tarik Tunai Uang Rp10.000 dan Rp20.000 di ATM

Referensi
21 March 2025 16:35

Ilustrasi ATM Bank. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ilustrasi ATM Bank. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menjelang Lebaran, kebutuhan uang pecahan kecil seperti Rp10.000 dan Rp20.000 meningkat tajam. Masyarakat memburu uang pecahan ini untuk dibagikan sebagai angpao atau digunakan dalam transaksi sehari-hari. Akibatnya, antrean panjang di bank dan layanan kas keliling menjadi pemandangan umum.

Namun, penting untuk menghindari jasa penukaran uang di pinggir jalan karena keasliannya tidak terjamin. Bank Indonesia (BI) menyarankan agar masyarakat menukarkan uang di bank resmi atau layanan BI. Jika Anda tidak kebagian kuota penukaran uang di bank, alternatif lain adalah mencari ATM yang menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000.

Meskipun tidak semua ATM memiliki fasilitas ini, ATM dengan pecahan kecil sudah tersedia di berbagai kota besar di Indonesia. Selain praktis, fasilitas ini memberikan banyak manfaat, di antaranya:

Manfaat Menggunakan ATM dengan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000

Ilustrasi Rupiah (Sumber: Bank Indonesia)

1. Aman dan Terhindar dari Uang Palsu

Menarik uang langsung dari ATM jauh lebih aman dibandingkan menukarkan uang di tempat yang tidak resmi. Dengan menarik uang di ATM yang menyediakan pecahan kecil, Anda terhindar dari risiko mendapatkan uang palsu serta memastikan nilai nominal yang sesuai.

2. Bisa Tarik Tunai Meski Saldo di Bawah Rp50.000

Biasanya, ATM hanya mengeluarkan pecahan Rp50.000 atau Rp100.000, sehingga jika saldo di rekening kurang dari nominal tersebut, Anda tidak bisa melakukan penarikan. Namun, dengan adanya ATM yang menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000, masyarakat tetap bisa menarik uang meskipun saldo tersisa lebih kecil.

3. Memudahkan Masyarakat yang Membutuhkan Uang Pecahan Kecil