Laura Millan - Bloomberg News
Bloomberg, Hujan lebat di sebagian besar wilayah Spanyol menyebabkan sejumlah sungai meluap. Ratusan orang terpaksa dievakuasi dan satu orang meninggal dunia, menurut pihak berwenang dan media setempat.
Badai Laurence, merupakan badai ketiga dalam tiga minggu terakhir yang menghantam Spanyol, memaksa pemerintah daerah Andalusia mengevakuasi 368 rumah di provinsi Malaga. Namun, setelah kondisi membaik, warga diizinkan kembali ke rumah mereka pada hari Selasa (18/03/2025).
Di Sevilla, seorang pengendara mobil meninggal dunia dan satu orang lainnya hilang setelah mobil mereka terendam banjir, menurut laporan RTVE. Selain itu, seorang pesepeda juga dilaporkan hilang akibat cuaca buruk.
Serangkaian badai yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat ketinggian air di waduk meningkat. Akibatnya, beberapa daerah seperti Andalusia dan Catalonia mulai melonggarkan pembatasan penggunaan air yang sebelumnya diberlakukan akibat kemarau panjang.
Badan Meteorologi Spanyol (Aemet) melaporkan bahwa curah hujan yang turun antara 1 hingga 16 Maret mencapai 97 liter per meter persegi, jauh di atas rata-rata bulanan yang biasanya hanya 59 liter. Sementara itu, badai lain bernama badai Martinho diperkirakan akan menghantam Spanyol pada Kamis (20/03/2025), kata badan tersebut.
(bbn)