Danantara Dinilai Bisa Selamatkan PT GNI, Akuisisi Lewat MIND ID
Mis Fransiska Dewi
24 February 2025 10:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Economic and Law Studies (Celios) berpendapat dana kelolaan Danantara senilai US$900 miliar atau sekitar Rp14.715 triliun dapat digunakan untuk mempercepat program hilirisasi. Salah satunya dengan pengambilalihan saham atau akuisisi PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) dari Jiangsu Delong Nickel Industry.
Hal itu dilakukan karena Jiangsu Delong terancam tumbang di negara asalnya, China, yang berujung pada risiko penutupan operasi anak usahanya di industri smelter nikel di Indonesia.
Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mengusukan setelah Danantara diresmikan hari ini dan pengurus telah terbentuk, pemerintah bisa membeli saham PT GNI secara business-to-business (B2B).
“[Hal] yang paling mungkin itu adalah melakukan pengambilalihan saham atau membeli saham secara B2B dengan PT GNI ini, mumpung harga nikelnya anjlok lebih dari 9% secara tahunan, kemudian perusahaannya juga sedang terancam pailit,” kata Bhima saat dihubungi, Senin (24/2/2025).

Menurutnya, Danantara juga bisa membantu sekitar 10.000 pekerja lokal yang terancam dirumahkan atau menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), imbas isu gangguan produksi di smelter nikel pirometalurgi milik PT GNI.