Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Praktisi Pasar Modal Bernard Sandjojo berpandangan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang akan resmi diluncurkan pada Senin besok, 24 Februari 2024, dapat membuat kupon obligasi semakin murah.

Pasalnya terdapat tujuh BUMN yang disebutkan bakal bergabung dengan Danantara. BUMN itu adalah PT Pertamina, PT PLN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan MIND ID.

Selain itu ada juga Indonesia Investment Authority (INA) yang akan ikut dilebur menjadi bagian Danantara.

“Dengan adanya Danantara yang terdiri dari tujuh perusahaan besar ini, katakanlah mereka memiliki grade A. Kemudian, Danantara terbitkan, tujuh company grade A itu bisa menjadi grade A+,” kata Bernard dalam unggahan Instagram pribadinya dikutip Minggu (23/2/2025).

“Jadi kalau awal grade A itu mungkin cost of fund-nya 8%, dengan grade A+, mereka bisa jadi cuma 5%-6%. Jadi cost of fund-nya bisa lebih kecil.”

Bernard menggarisbawahi dengan aset kelolaan sekitar US$900 miliar atau setara Rp14.647 triliun jangan sampai digunakan untuk membiayai sejumlah proyek konsumtif. 

Jika digunakan untuk proyek konsumtif, tujuh BUMN tersebut hanya akan dijadikan sapi perah oleh Danantara untuk dimintai dividennya dengan porsi jumbo.

“Akhirnya apa? Tujuh company ini tidak bisa growth. Jadi ini tantangan sekaligus kesempatan bagi Indonesia dengan adanya Danantara, proyek strategis BUMN dari non-APBN, sisa bagaimana memanfaatkannya sebijak mungkin supaya nggak terulang 1MDB [1Malaysia Development Berhad],” jelas Bernard.

Menurut rencana, Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan Danantara pada Senin (24/2/2025) esok.Badan ini akan mengelola aset-aset BUMN senilai ribuan triliun.

"Ini [Danantara] adalah uang rakyat. Ini adalah uang anak-anak dan cucu-cucu kita. Nilainya adalah hampir US$980 miliar, asset under management," kata Prabowo dalam Pidato Puncak HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).

Danantara resmi berdiri setelah rapat paripurna DPR pada Selasa (4/2/2025) mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Badan Usaha Milik Negara (RUU BUMN) menjadi undang-undang.

Danantara akan berperan dalam konsolidasi pengelolaan BUMN serta optimalisasi dividen dan investasi.

Dalam forum internasional World Government Summit yang digelar di Dubai, Kamis (13/2/2025), Prabowo merinci Danantara akan menginvestasikan sumber daya alam dan aset negara ke dalam proyek-proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, hingga produksi pangan.

Prabowo mengatakan proyek-proyek tersebut diharapkan akan berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.

(dhf)

No more pages