Logo Bloomberg Technoz

Untung Rugi BPI Danantara yang Akan Diresmikan Senin, 24 Februari

Mis Fransiska Dewi
23 February 2025 11:15

Pelajar mempelajari tentang pasar modal di galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar mempelajari tentang pasar modal di galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jika sesuai prediksi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan resmi diluncurkan pada Senin besok, 24 Februari 2024, sebuah lembaga super holding yang membawahi BUMN-BUMN dengan aset kelolaan sekitar US$900 miliar (setara Rp14.647 triliun).

Pengelola dana negara dalam kelembagaan baru, pada satu sisi dipandang sebagai cara pemerintah Indonesia mengoptimalkan kekayaan negara melalui investasi strategis. Pada sisi lainnya adalah kekhawatiran Danantara akan menjadi tempat pencucian uang para pejabat negara.

Hal ini kemudian mendorong ajakan untuk menarik tabungan dari bank milik negara atau BUMN di media sosial, yang kemudian direspons Luhut Binsar Pandjaitan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), bahwa seharusnya masyarakat tidak terus-menerus menilai Pemerintah Indonesia 'buruk'.

Sebagai lembaga investasi, Danantara akan mengambil peran strategis dalam mengelola modal dan aset yang dimiliki negara yang menjadi amanat undang-undang (UU) BUMN, yang rancangan terbarunya baru saja disahkan awal bulan ini.

Pengelola investasi dana negara atau sovereign wealth fund (SWF) Danantara akan menjadi 'magnet' modal asing dalam bentuk foreign direct investment (FDI), disampaikan Wanming Du, Policy Director FTSE Russell, penyedia indeks saham global dan acuan fund manager asing tiap negara.