Pekan ini, harga emas bersiap membukukan kenaikan secara mingguan. Ini akan menjadi kenaikan selama 8 minggu beruntun.
Lalu bagaimana dengan proyeksi harga emas untuk minggu depan? Apakah rekor akan kembali tercipta?
Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), emas mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 75,4.
RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun waspada, karena RSI di atas 70 berarti sudah jenuh beli (overbought).
Sementara indikator Stochastic RSI ada di 100. Sudah paling tinggi, sangat jenuh beli.
Oleh karena itu, harga emas sebenarnya berisiko turun. Cermati pivot point di US$ 2.894/troy ons. Dari sini, target support ada di kisaran US$ 2.849-2.751/troy ons.
Sedangkan target resisten terdekat ada di US$ 2.948/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga emas ke rentang US$ 2.978-2.999/troy ons.
(aji)