Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 6,82 poin (0,1%) ke posisi 6.788,04 pada Kamis (20/2/2025). Sejumlah saham teknologi berikut ini justru berhasil menghijau, saham DCII misalnya melesat 19,9% point-to-point.

Pada Sesi II perdagangan siang hari IHSG terus melanjutkan sesi pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam menyentuh 6.755,43. Pergerakan IHSG berada di level 6.836,72 – 6.755,43.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 20 Februari 2025 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp12,32 triliun dari sejumlah 18,83 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi mencapai 1,27 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat hanya ada penguatan 245 saham, dan sebanyak 337 saham terjadi pelemahan. Sisanya 207 saham stagnan.

Sejumlah saham juga menjadi pemberat laju IHSG pada perdagangan Sesi II hari ini. Saham properti, saham kesehatan, dan saham konsumen primer mencatatkan koreksi paling dalam, dengan masing-masing minus 1,16%, 1,13% dan 0,93%.

Sedangkan saham-saham teknologi, saham barang baku, dan saham infrastruktur berhasil melesat di zona hijau dengan menguat mencapai 6,74%, 1,45%, dan 0,34% berseberangan dengan IHSG.

Sejumlah saham teknologi berikut ini melesat hingga menempati jajaran top gainers:

  1. IndoInternet (EDGE) menguat 24,7% ke Rp5.575/saham
  2. DCI Indonesia (DCII) menguat 19,9% ke Rp67.225/saham
  3. Solusi Sinergi Digital (WIFI) menguat 16,9% ke Rp2.070/saham
  4. Data Sinergitama Jaya (ELIT) menguat 10,2% ke Rp150/saham
  5. Menn Teknologi Indonesia (MENN) menguat 8,70% ke Rp50/saham
  6. Bukalapak.com (BUKA) menguat 6,29% ke Rp152/saham
  7. Dunia Virtual Online (AREA) menguat 5,77% ke Rp220/saham
  8. Teknologi Karya Digital Nusa (TRON) menguat 2,84% ke Rp145/saham
  9. Tera Data Indonusa (AXIO) menguat 2,65% ke Rp116/saham
  10. Metrodata Electronics (MTDL) menguat 1,67% ke Rp610/saham
Saham DCI Indonesia (DCII) Melesat ARA (Bloomberg)

Deretan saham LQ45 ini juga ikut menguat, terutama pergerakan saham Antam (ANTM) yang berhasil menutup hari di zona hijau.

  1. Aneka Tambang (ANTM) menguat 6,98% Rp1.685/saham
  2. Merdeka Copper Gold (MDKA) menguat 3,43% Rp1.810/saham
  3. Indosat (ISAT) menguat 3,24% Rp1.755/saham
  4. Amman Mineral Internasional (AMMN) menguat 2,85% Rp7.225/saham
  5. Pertamina Geothermal Energy (PGEO) menguat 2,75% Rp935/saham

Stock Split Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII)

Direktur Utama PT DCI Indonesia Tbk (DCII) Otto Toto Sugiri menyampaikan peluang pemecahan nilai saham atau stock split. Rencana tersebut mempertimbangkan harga saham yang tidak likuid, ditambah lagi dengan tingginya harga saham DCII di pasar.

“Sedang kami jajaki (peluang stock split),” kata Otto di acara IDE Katadata 2025, Selasa kemarin. 

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham DCII berada di level Rp67.225/saham. Frekuensi saham DCII mencapai 302 kali diperjualbelikan pada Kamis hari ini. Sementara kapitalisasi pasar (market cap) saham DCII mencapai Rp160,24 triliun.

Pada saat yang sama, Toto menyampaikan bahwa rencana DCII pada tahun ini akan berfokus dalam pembangunan pusat data atau data center di Surabaya, Jawa Timur. Pembangunan tersebut membutuhkan dana segar mencapai US$72juta atau Rp1,16 triliun.

Saat ini DCII akan menyelesaikan pembangunan data center dengan kapasitas 9 megawatt (MW), tegas Toto. Pembangunan tersebut direncanakan akan rampung awal tahun 2026. “Mungkin awal tahun depan bisa selesai,” imbuh dia. Selain pembangunan data center 9 MW, DCII berencana untuk mendirikan data center dengan kapasitas 36 MW di Cibitung.

(fad/wep)

No more pages