Logo Bloomberg Technoz

BI Imbau Pemerintah Kuatkan Ekspor, Mitigasi Demand Global Lesu

Merinda Faradianti
19 February 2025 15:05

Ilustrasi ekspor impor atau ekonomi. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor impor atau ekonomi. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengimbau pemerintah untuk terus berupaya memperkuat kinerja ekspor Indonesia guna memitigasi dampak perlambatan permintaan negara mitra dagang utama. Komponen ekspor merupakan salah satu kontributor dalam pertumbuhan ekonomi.

"Dari eksternal berbagai upaya untuk memperkuat ekspor perlu terus ditingkatkan," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/2/2025).

Tak hanya dari sisi ekspor, Perry juga mengimbau para pemangku kebijakan untuk berupaya mendorong konsumsi rumah tangga, sehingga dapat semakin meningkatkan permintaan domestik.

Dengan demikian, ke depan, bank sentral memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 akan berada dalam kisaran 4,7% - 5,5% (year-on-year/yoy). Prospek ini dipengaruhi oleh perkiraan peningkatan investasi terutama non-bangunan, konsumsi rumah tangga, dan ekspor. 

Pada 2024, Perry menyebutkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2024 tercatat 5,02% yoy, meningkat dari 4,95% pada kuartal sebelumnya. Dengan demikian, secara keseluruhan pada 2024 mencapai 5,03% yoy. Pertumbuhan terutama di sumbang oleh permintaan domestik, sejalan meningkatnya konsumsi rumah tangga dan tetap baiknya investasi.