Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dekati Rp16.400/US$, Beranikah BI Pangkas Bunga?

Redaksi
19 February 2025 12:55

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Mei 2024 di Jakarta, Rabu (22/5/2024). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Mei 2024 di Jakarta, Rabu (22/5/2024). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah terpelanting melemah sejak pembukaan perdagangan sampai tengah hari ini, menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia jelang sore nanti.

Rupiah menjadi mata uang Asia dengan pelemahan terdalam, hingga 0,52%, dan sempat menyentuh level Rp16.368/US$ pada pukul 13:24 WIB. 

Level support terdekat rupiah setelah menembus support pertama pagi tadi, adalah di Rp16.370/US$.

Bila level tersebut juga jebol, rupiah berpotensi melemah makin dalam menuju level Rp16.400/US$ sebagai level support terkuat.

Tekanan yang dialami rupiah sejak pagi selain terdampak sentimen eksternal ketika penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) sempat kembali dan kenaikan tingkat imbal hasil surat utang AS, Treasury, sepertinya juga terseret arus jual di pasar saham yang membesar lagi.