ESDM Usul RI Terapkan Mandatori Bioavtur 3% pada 2026
Mis Fransiska Dewi
18 February 2025 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan akan menerapkan mandatori bioavtur 3% pada 2026. Namun, hingga saat ini wacana tersebut masih digodok.
“Saat ini kami berhitung dengan Pertamina bahwa bioavtur bisa dipercepat dengan 3% dan bisa dimandatorikan pada 2026,” kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi saat rapat bersama Komisi XII, Selasa (18/2/2025).
Eniya menyebut pemerintahan kabinet sebelumnya atau era Presiden Ke-7 Joko Widodo pernah membahas mandatori bioavtur untuk 2027.
Akan tetapi, persentase bioavtur yang ditargetkan saat itu hanya sebesar 1%. Dia menegaskan hingga saat ini pemerintah masih menggodok rencana implementasi bioavtur 3%.
“Itu baru draf yang kita ajukan, jadi baru dibahas. Itu perlu perhitungan kesiapan dari lokal ya. Nanti Pertamina akan seperti apa, itu masih nanti. Permennya [peraturan menteri] kan baru direvisi. Nah ini baru mau didiskusikan ke Pak Wamen [Yuliot Tanjung] nanti,” ujarnya.
