Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin (17/2/2025), berhasil melesat di zona hijau dengan kenaikan 192,42 poin atau menguat 2,9% ke posisi 6.830,88 saat Presiden Prabowo Subianto teken aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) 100%.

Sepanjang perdagangan HSG melaju nyaman di zona hijau dengan rentang perdagangan terjadi pada area level 6.658,22 sampai dengan tertingginya 6.830,88.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 17 Februari 2025 (Bloomberg)

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp11,7 triliun dari sejumlah 19,42 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi menyentuh 1,39 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat ada penguatan 411 saham dan sebanyak 192 saham terjadi pelemahan. Sedangkan 189 saham stagnan. Sementara kurs Rupiah juga berhasil menguat 0,28% ke posisi Rp16.215/US$.

Saham-saham barang baku, saham energi, dan saham keuangan menjadi pendukung utama penguatan IHSG dengan kenaikan 3,67%, 3,29%, dan 2,38%, disusul oleh menguatnya saham infrastruktur sebesar 2,03%. Sedangkan, saham-saham perindustrian mengalami kenaikan 1,71%.

Sejumlah saham barang baku yang menjadi pendorong kenaikan IHSG adalah, saham PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) yang melesat hingga 9,88%, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 9,09%, dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat kenaikan 7,8%.

Senada, saham energi juga terbang mendukung penguatan IHSG, saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melesat 16,6%, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melesat naik 14,6%. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (PTRO) menguat 8,07%.

Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA). Aturan ini mewajibkan eksportir menyimpan 100% DHE di dalam negeri dalam jangka waktu satu tahun.

Prabowo menyatakan aturan tersebut mulai berlaku 1 Maret 2025 dan wajib dilaksanakan oleh eksportir sektor pertambangan. Ia menyebut, kebijakan tersebut diharapkan dapat menambah setoran DHE hingga US$80 miliar pada tahun ini, bahkan bisa mencapai US$100 miliar saat periode berjalan selama satu tahun.

“Dalam rekening khusus DHE SDA di dalam bank-bank nasional, ketentuan ini berlaku untuk sektor pertambangan kecuali minyak dan gas bumi perkebunan, kehutanan dan perikanan. Untuk sektor minyak dan gas bumi dikecualikan dengan tetap mengacu pada ketentuan PP nomor 36 tahun 2023,” papar Prabowo di Istana Negara, Senin.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan Pemerintah tetap memberikan ruang bagi para eksportir untuk menjaga keberlangsungan usahanya, dengan mengizinkan eksportir menggunakan dana DHE SDA yang telah ditempatkan pada rekening khusus di bank dalam negeri untuk beberapa kebutuhan perusahan.

Panin Sekuritas dalam riset hariannya menyebut, penguatan IHSG hari ini juga didukung dengan data Neraca Perdagangan Indonesia yang positif, tercatat surplus sebesar US$3,45 miliar pada Januari 25, melebihi angka pada bulan sebelumnya dan estimasi pasar.

Indonesia Trade Balance Januari 2025 (Bloomberg)

“Katalis positif juga datang dari nilai tukar Rupiah terhadap Dollar US yang menguat dan kembali berada di level Rp16.210/USD (pada Senin minggu kemarin: Rp16.374 USD),” terang riset terbaru Panin.

MNC Sekuritas sebelumnya juga memaparkan hal positif serupa, surplus Neraca Perdagangan Indonesia berlanjut. Hingga surplus Neraca Dagang menambah devisa RI.

Kemudian, lanjut riset MNC, Kebijakan DHE diharapkan memperkuat cadangan valas di perbankan, sementara potensi ekspor diperkirakan meningkat dengan pulihnya permintaan global dan diversifikasi ekspor yang tidak hanya bergantung pada komoditas.

Mencermati regional kinerja Bursa Asia hari ini bergerak menguat. Indeks Kospi melesat 0,75%, Strait Times Singapore terbang 0,71%, Shanghai Composite China menguat 0,27%, SENSEX India terapresiasi 0,10%, dan Hang Seng Hong Kong merah 0,02%.

(fad/wep)

No more pages