Rachel Metz - Bloomberg News
Bloomberg, OpenAI akan segera merilis model kecerdasan buatan (AI) baru yang disebut GPT-4.5 setelah mengalami kendala dalam pengembangan sistem AI tahun lalu.
Dalam serangkaian unggahan di jejaring sosial X pada Rabu (13/2/2025), CEO OpenAI Sam Altman mengatakan model tersebut, yang secara internal disebut sebagai Orion, akan hadir dalam hitungan "minggu."
Bloomberg News melaporkan pada November 2024 bahwa Orion belum mencapai kinerja yang diinginkan OpenAI.
Peluncuran GPT-4.5 akan menandai berakhirnya era OpenAI. Altman mengatakan model ini akan menjadi model terakhir yang diperkenalkan perusahaan yang tidak menggunakan daya komputasi tambahan untuk meniru cara manusia berpikir.
OpenAI telah menggunakan pendekatan penalaran dengan beberapa model terbarunya, termasuk o1 dan o3.

Altman mengatakan dalam unggahan tersebut bahwa OpenAI akan menggabungkan model GPT-nya, yang mendukung chatbot ChatGPT asli, dengan model o-series yang lebih baru untuk membangun sistem AI yang secara otomatis bisa menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merenungkan sebuah pertanyaan sebelum mengeluarkan jawaban.
Tujuannya, katanya, adalah untuk menyederhanakan pengalaman, sehingga pengguna tidak dipaksa untuk memilih dari daftar opsi yang semakin rumit.
"Kami ingin AI ‘bekerja’ untuk Anda; kami menyadari betapa rumitnya model dan penawaran produk kami,” tulis Altman. “Kami membenci pemilih model seperti halnya Anda."
Altman juga mengatakan OpenAI akan meluncurkan model GPT-5 pada akhir tahun ini yang akan menyatukan mayoritas teknologi AI perusahaan, termasuk o3.
Perusahaan telah merilis versi yang lebih kecil dari sistem itu yang disebut o3-mini, tetapi belum meluncurkan model lengkapnya.
Juru bicara OpenAI menolak berkomentar terkait pernyataan Altman tersebut.
(bbn)