Logo Bloomberg Technoz

Strategi Kemenpar Hadapi Pemangkasan Perjalanan Dinas

Dinda Decembria
12 February 2025 15:50

Desa Penglipuran. (Dok. wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)
Desa Penglipuran. (Dok. wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah juga berdampak pada pariwisata seperti pemangkasan perjalanan dinas yang membuat pelaku industri hotel harus kehilangan potensi pendapatan.

Menurut, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Rizki Handayani Mustafa mengatakan bahwa diperlukan strategi baru untuk mendongkrak kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional, yakni mencari sumber pendapatan devisa baru.

"Sekarang kita dibebankan devisa yang lebih tinggi, Spending wisatawan juga harus lebih tinggi. Kalau spending naik, berarti harus ada barang atau layanan yang mereka beli,"kata Rizki dalam acara Munas PHRI.

Dikatakan tren wisata saat ini mengalami pergeseran, wisatawan cenderung ingin memiliki pengalaman unik. Oleh karena itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tengah mendorong segmen yang sudah ada yang dianggap dapat mendongkrak pengeluaran lebih besar, wellness tourism atau wisata kesehatan dan kebugaran, yakni wellness resort dan spa premium.

"Mungkin denger tuh di Thailand, orang ke sana pergi hanya untuk detox. Belum lagi kita punya sumber-sumber air panas. Tapi kan baru ngomongin, kalau sumber air  panas tuh baru orang bilang untuk berendam untuk ya, kesehatan biasa.Tapi belum di-packagelebih bagus lagi," ujar Kiki.