Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Kukuh Ogah Ekspor Listrik ke Singapura: Kita Maunya Fair

Redaksi
12 February 2025 11:20

Gedung pencakar langit di kawasan pusat bisnis Singapura. (Dok: Lauryn Ishak/Bloomberg)
Gedung pencakar langit di kawasan pusat bisnis Singapura. (Dok: Lauryn Ishak/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Tarik ulur ekspor listrik bersih ke Singapura kembali disorot oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Hingga saat ini, tidak ada tanda-tanda dia melunak kepada upaya lobi-lobi Negeri Singa.

Bahlil menyebut belum lama ini sudah bertemu lagi dengan pejabat tinggi Singapura untuk mendiskusikan kembali potensi Indonesia menyuplai listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) ke negara tetangga itu.

“Saya bilang, ‘Saya akan kirim. Kita bersahabat kok. Saking baiknya kita, kita dukung terus Singapura.’ Sekarang kita mau tanya, kapan dia dukung kita?” ujar Bahlil di sela Mandiri Investment Forum, dikutip Rabu (12/2025).

Bahlil di Mandiri Investment Forum 2025 (YouTube Bank Mandiri)

Bahlil mengatakan sebenarnya dia mau saja merestui pengiriman listrik bersih ke Singapura via Riau, serta menyetujui agar negara tersebut bisa menggunakan fasilitas tangkap-simpan karbon atau carbon capture and storage (CCS) di Indonesia untuk emisi dari industrinya.

“Oke, saya setuju juga. Akan tetapi, saya tanya, you kasih Indonesia apa? Jangan you minta aja, tetapi you enggak pernah kasih tahu apa yang mau dikasih ke kita,” tegas Bahlil.