Kebijakan Populis Bikin Rupiah Terkikis?
Redaksi
06 February 2025 11:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah kebijakan yang ditempuh oleh Presiden Prabowo Subianto yang cenderung memilih pendekatan populis, menyalakan alarm kewaspadaan para investor.
Itu karena kebijakan bernuansa populis itu dinilai bisa 'berbahaya' bagi kelangsungan kesehatan keuangan negara ke depan.
Nilai tukar rupiah tertekan sejak awal perdagangan di pasar spot hari ini. Pelemahan itu memang sejalan dengan tren merah mata uang Asia. Namun, pelemahan rupiah menjadi yang terburuk kedua sejauh ini setelah won, yakni di Rp16.326/US$.
Dihujani protes publik yang marah, telah beberapa kali Prabowo memilih untuk berbalik arah.
Mulai dari pembatalan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di detik-detik akhir hingga memicu potensi kehilangan penerimaan pajak lebih dari Rp70 triliun.