Pertumbuhan Ekonomi 2024: Tertahan Net-Expor & Stagnansi Konsumsi
Dovana Hasiana
05 February 2025 19:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2024 tercatat stagnan di level 5,03%. Angka pertumbuhannya melambat dibanding produk domestik bruto (PDB) pada 2023 yang tumbuh 5,05%, juga lebih rendah dari target pemerintah yang mematok ekonomi 2024 tumbuh 5,2%.
Berdasarkan data ekonomi menurut komponen pengeluaran yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada 2024 tertahan oleh komponen net-ekspor yang menjadi sumber pertumbuhan negatif 0,1% dibanding tahun sebelumnya.
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, net-ekspor menyumbang pertumbuhan negatif karena nilai pertumbuhan ekspor lebih rendah dibanding nilai pertumbuhan impor--yang menjadi faktor pengurang dalam PDB-- pada 2024, meski keduanya sama-sama mencatatkan pertumbuhan.
komponen konsumsi rumah tangga memberi sumber pertumbuhan terbesar terhadap ekonomi Indonesia sepanjang 2024, yakni mencapai 2,6%. Selain itu komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi 1,43%, dan konsumsi pemerintah sebesar 0,48%.
"Kemudian, ekspor memberi pertumbuhan 1,53%, dan impor berkontribusi 1,54%. Maka itu, net-ekspor memberi pertumbuhan negatif 0,01%. Kemudian, sumber pertumbuhan lainnya berkontribusi 0,53%," kata Amalia dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024, Rabu (5/2/2025).