Logo Bloomberg Technoz

Produksi Membengkak, Realisasi DMO Batu Bara 2024 Melonjak

Mis Fransiska Dewi
03 February 2025 11:45

Balikpapan Coal Terminal (BCT) dimiliki dan dioperasikan oleh Bayan Group (Dok. PT Bayan Resources)
Balikpapan Coal Terminal (BCT) dimiliki dan dioperasikan oleh Bayan Group (Dok. PT Bayan Resources)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan realisasi kewajiban pemenuhan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batu bara sepanjang 2024 mencapai mencapai 233 juta ton.

Angka ini melebihi target DMO batu bara periode 2024 yang dipatok sejumlah 220 juta ton.

Berdasarkan data kinerja sektor ESDM periode 2024 yang dilansir Senin (3/2/2025), ekspor batu bara sepanjang tahun lalu mecapai 555 juta ton. Angka ini meningkat dibandingkan dengan realisasi 2023 sebesar 518 juta ton.

"Total konsumsi batu bara dunia itu 8 miliar ton, kita menyuplai 555 juta ton. Itu sama dengan 30% sampai 35% dari konsumsi dunia. Jadi batu bara kita ini sangat berdampak sistemis, masif, dan terstuktur kalau kita melakukan pengetatan ekspor. Namun, sampai sekarang belum," kata Bahlil, Senin (3/2/2025).

Berbanding lurus, realisasi produksi batu bara pada 2024 mencapai 836 juta ton atau 117% dari target yang telah ditetapkan dalam rencana produksi tahun lalu sebesar 710 juta ton.

Realilsasi DMO batu bara 2024./dok. Kementerian ESDM