Anggaran Kemen-PU Disunat Rp80 T, Proyek Infrastruktur Terganggu
Dovana Hasiana
31 January 2025 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti membenarkan ada efisiensi anggaran hingga 80% atau sekitar Rp80 triliun terhadap total pagu anggaran Rp110,95 triliun pada 2025.
Pemangkasan ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk efisiensi anggaran Rp306,69 triliun dari belanja kementerian/lembaga dan transfer ke daerah (TKD) pada Tahun Anggaran 2025. Angka ini terdiri dari Rp256,1 triliun dari anggaran kementerian/lembaga Tahun Anggaran 2025 dan Rp50,59 triliun dari anggaran TKD.
"Efisiensi 80%, iya sekitar Rp81an triliun dari pagu Rp110 triliun. Kalau yang lainnya operasional ini [efisiensi] 50%, infrastruktur tinggal 24%," ujar Diana saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (31/1/2025).
Menurut Diana, pemangkasan itu tentu akan menganggu proyek-proyek infrastruktur seperti jalan, bendungan, saluran irigasi dan sebagainya. Kendati demikian, Diana mengatakan Kementerian PU tentu perlu menyisir program prioritas yang harus tetap berjalan.
Di lain sisi, Diana memastikan anggaran untuk belanja pegawai dan proyek yang dibiayai melalui Hibah Luar Negeri (HLN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tidak terdampak pemangkasan.