Beberapa segmen bisnis utama SoftBank diantaranya; Holding Company Investment, SoftBank Vision Fund, SoftBank Business, dan Arm Business. Holding Company Investment berfokus pada investasi strategis dalam berbagai sektor teknologi.
SoftBank Vision Fund mendanai startup AI dan teknologi inovatif, sementara SoftBank Business menangani operasi telekomunikasi di Jepang. Arm Business mengembangkan teknologi semikonduktor global. Selain itu, ada segmen "Other" yang mencakup bisnis terkait lainnya.
Mengutip dari berbagai sumber, melalui SoftBank Vision Fund, mereka telah mendukung lebih dari 450 perusahaan teknologi terkemuka. Di Indonesia, SoftBank telah berinvestasi di beberapa startup, termasuk Tokopedia, Ajaib, hingga Grab. Secara global, SoftBank telah mendukung perusahaan seperti Uber, WeWork, dan DoorDash.
Secara keseluruhan, SoftBank telah melakukan lebih dari 258 investasi dan mengakuisisi 13 perusahaan di berbagai sektor teknologi.
Terbaru, sebagaimana yang diberitakan oleh Bloomberg, SoftBank bersama OpenAI sedang dalam pembicaraan awal yang memungkinkan perusahaan investasi Jepang tersebut menginvestasikan antara US$15 miliar dan US$25 miliar, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.
Jumlah tersebut merupakan tambahan dari US$15 miliar yang telah dijanjikan oleh SoftBank Masayoshi Son kepada Project Stargate, perusahaan patungan yang berbasis di Texas dengan OpenAI untuk membangun pusat data dan infrastruktur AI lainnya, kata orang tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Son berdiri di samping Chief Executive Officer OpenAI Sam Altman ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan usaha Stargate bulan ini.
Kedua CEO tersebut telah berhubungan selama bertahun-tahun mengenai minat bersama dalam memajukan pengembangan kecerdasan buatan. Bersama-sama, mereka berencana untuk mengerahkan US$100 miliar pada awalnya dan menginvestasikan sebanyak US$500 miliar selama empat tahun di Project Stargate.
Perwakilan OpenAI menolak berkomentar dan juru bicara SoftBank tidak segera menanggapi. Financial Times pertama kali melaporkan bahwa pembicaraan sedang berlangsung.
(lav)