Logo Bloomberg Technoz

Trump Bakal Kirim Ribuan Imigran Ilegal AS ke Penjara Guantanamo

News
30 January 2025 10:40

Presiden AS Donald Trump di meja kerja, Oval Office, setelah pengambilan sumpah jabatan (Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump di meja kerja, Oval Office, setelah pengambilan sumpah jabatan (Bloomberg)

Max Rivera dan Alicia A Caldwell - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah menandatangani perintah eksekutif yang meminta Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mengkaji pembangunan fasilitas di pangkalan angkatan laut di Teluk Guantanamo, yang bisa menampung 30.000 migran ilegal.

"Beberapa dari mereka sangat buruk, kami bahkan tidak percaya negara-negaranya akan menampung mereka karena kami tidak ingin mereka kembali, jadi kami akan mengirim mereka ke Guantanamo," tegas Trump pada Rabu (29/1/2025) saat meneken Undang-Undang Laken Riley terkait penahanan para imigran tak berizin yang dituduh melakukan tindakan kriminal.

Trump bilang perintah ini dapat melipatgandakan kapasitas AS untuk menahan para imigran. Rencana ini sebelumnya diungkap oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem kepada Fox News bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengirim para migran ke penjara yang terletak di ujung tenggara Kuba tersebut.

Pangkalan angkatan laut ini telah lama digunakan sebagai penjara sementara untuk beberapa migran yang tertangkap di laut. Berbagai pemerintahan juga mempertimbangkan untuk memperluas penggunaan pangkalan ini untuk menahan para migran.