EIA: Minyak Dunia Bakal Drop 8% Tahun Ini, Bisa US$66 pada 2026
Wike Dita Herlinda
27 January 2025 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Harga minyak dunia pada 2025 diproyeksikan anjlok 8% dari tahun lalu, di tengah proyeksi pertumbuhan produksi yang terus melampaui permintaan global. Tren ini juga bakal mendorong penurunan harga terus berlanjut hingga 2026.
Badan Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat (AS) atau US Energy Information Administration (EIA) dalam laporan Short-Term Energy Outlook yang dilansir bulan ini meramal bahwa minyak Brent pada 2025 akan mencapai rata-rata US$74/barel, turun 8% dari 2024.
Harga minyak mentah acuan itu kemungkinan besar bakal terus menurun 11% secara year on year (yoy) hingga mencapai rata-rata US$66/barel pada tahun depan.
Sementara itu, harga West Texas Intermediate (WTI) diperkirakan mencapai rata-rata US$62 per barel pada 2026, turun dari proyeksi US$70 per barel pada 2025.

“Kami memperkirakan tekanan harga minyak akan menurun selama dua tahun ke depan, karena kami memperkirakan produksi minyak global akan tumbuh lebih besar daripada permintaan minyak global,” papar EIA dalam laporannya, dikutip Senin (27/11/2025).