Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) hingga kini masih belum bisa memastikan penerapan sistem pembayaran tol multi lane free flow (MLFF) atau tol nirsentuh kapan dapat beroperasi, yang sebelumnya akan dimulai akhir 2024.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan hal tersebut dikarenakan masih terdapat sejumlah kendala salah satunya masalah internal pemerintahan.

"Belum, itu masih kita benahi dulu. Saya ingin membenahi dulu governance-nya. Kalau governance-nya sudah beres, baru kita akan ngomongin soal bisnisnya," ujar Dody saat ditemui di Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Meski demikian, Dody memastikan pemerintah tetap memastikan akan menerapkan tol nirsentuh, yang direncanakan akan diterapkan diseluruh ruas tol Nasional ke depan.

Apalagi, rencana implementasi program tersebut juga sebelumnya telah dikuatkan oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol, yang diteken Presiden Joko Widodo pada 20 Mei 2024.

"Doakan saja, Insya Allah [semester 1 tahun ini]," ujar Dody.

Dalam beleid itu, pemerintah juga akan mendirikan badan usaha untuk mengelola layanan untuk melaksanakan pengelolaan dan bertanggung jawab atas pemenuhan layanan sistem tol nirsentuh tersebut.

Belakangan, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) disebut telah menjadi perusahaan yang akan mengelola sistem pembayaran tol MLFF tersebut. RITS merupakan anak usaha dari perusahaan asal Hungaria, Roatex, yang dipimpin oleh Attila Keszeg.

(ain)

No more pages