Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Sesi I Selasa (19/11/2024), berhasil melesat di zona hijau dengan kenaikan 69,64 poin atau setara dengan menguat 0,98% ke posisi 7.203,92.
Sepanjang perdagangan Sesi I IHSG bergerak nyaman di zona hijau, adapun rentang perdagangan terjadi pada area level 7.136,69 sampai dengan tertingginya 7.219,7.

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp5,56 triliun dari sejumlah 13,71 miliar saham yang berhasil diperjualbelikan. Frekuensi yang terjadi sebanyak 746.746 kali.
Kurs Rupiah terpantau menguat 0,22% ke posisi Rp15.822/US$ pada pukul 13.00 WIB siang hari.
Tercatat ada penguatan 356 saham, dan sebanyak 210 saham terjadi pelemahan. Sedangkan terdapat sejumlah 210 saham yang stagnan.
Saham-saham teknologi dan saham infrastruktur menjadi pendukung utama penguatan IHSG dengan kenaikan 4,84% dan 2,14%, disusul oleh menguatnya saham properti sebesar 1,85%. Sedangkan, saham barang baku mengalami kenaikan 1,14%.
Sejumlah saham-saham teknologi yang menjadi pendorong kenaikan IHSG adalah, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang meroket hingga 10,7%, PT Era Digital Media Tbk (AWAN) yang melesat mencapai 9,61% juga dengan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menguat 8,82%.
Senada, saham infrastruktur juga melesat mendukung penguatan IHSG, PT Indosat Tbk (ISAT) meroket 9,37%, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melesat naik 6,56% dan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menguat 6,25%.
Sementara saham-saham LQ45 yang berisikan saham unggulan ditutup di zona hijau, dengan mencatatkan kenaikan 9,28poin atau menguat 1,07% ke posisi 877,02.
Saham-saham LQ45 yang bergerak pada teritori positif antara lain, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terbang 5,02%, PT Bank Jago Tbk (ARTO) menguat 4,47%. Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) terapresiasi 3,98%.
Adapun pasar saham Asia bergerak menghijau pada perdagangan siang hari ini. Indeks Strait Times Singapore melesat 0,67%, indeks Nikkei 225 terangkat 0,32%,indeks Hang Seng Hong Kong mencatat kenaikan 0,22%, indeks Kospi terapresiasi 0,18%, dan indeks Shanghai Composite melemah 0,17%. Sementara itu, Dow Jones Index Future hijau 0,08%.
(fad)