Bloomberg Technoz, Jakarta - Labu siam, juga dikenal sebagai jipang atau chayote (Sechium edule), adalah jenis labu yang sering digunakan sebagai sayuran dalam masakan sehari-hari. Bentuknya yang menyerupai buah pir dengan kulit berwarna hijau, baik hijau muda maupun hijau tua, membuatnya mudah dikenali.
Labu siam tumbuh dengan cara menjalar dan memiliki satu biji besar di tengahnya. Selain rasanya yang enak, labu siam juga dikenal karena kandungan nutrisinya yang tinggi, menjadikannya pilihan sehat dalam menu diet.
Nutrisi dalam Labu Siam

Labu siam kaya akan berbagai macam nutrisi yang penting bagi tubuh. Berdasarkan data dari USDA, sayuran ini mengandung serat, natrium, kalium, karbohidrat, protein, serta vitamin C, B9, K, dan B6. Selain itu, labu siam juga mengandung zat besi, kalsium, dan magnesium.
Dengan komposisi ini, labu siam menjadi pilihan ideal bagi mereka yang sedang menjalani program diet karena rendah kalori, lemak, natrium, dan karbohidrat. Ini membuatnya sangat cocok untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Manfaat Labu Siam bagi Kesehatan
Dikutip dari Very Well Fit (13/11/2024), Labu siam memiliki beragam manfaat kesehatan yang didukung oleh kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi. Beberapa manfaatnya antara lain:
-
Membantu Melawan Peradangan: Labu siam memiliki sifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, terutama bagi mereka yang menderita radang sendi atau masalah peradangan lainnya.
-
Menurunkan Tekanan Darah dan Gula Darah: Dengan kandungan kalium yang tinggi, labu siam dapat membantu menurunkan tekanan darah, sementara sifatnya yang rendah gula menjadikannya pilihan tepat bagi penderita diabetes.
-
Meningkatkan Sistem Imun: Kandungan vitamin C dalam labu siam dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, serta mempercepat proses penyembuhan.
Labu siam bisa dikonsumsi dalam berbagai cara, baik mentah dalam salad maupun dimasak hingga empuk sebagai bahan utama sayur. Meski begitu, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar, agar tidak menimbulkan efek samping.
Efek Samping yang Perlu Diketahui

Meskipun memiliki banyak manfaat, labu siam juga dapat memberikan efek samping tertentu bagi beberapa orang, terutama mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Berikut adalah beberapa efek samping yang perlu diperhatikan:
1. Alergi terhadap Labu Siam
Bagi sebagian orang, konsumsi labu siam dapat memicu reaksi alergi. Meskipun kasus ini cukup jarang, namun mereka yang alergi terhadap labu siam harus menghindari sayuran ini, bahkan jika hanya bersentuhan langsung dengan kulitnya. Gejala alergi bisa berupa kesemutan, iritasi kulit, pusing, mual, dan gatal. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut setelah mengonsumsi labu siam, sebaiknya segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter.
2. Suhu Tubuh Menjadi Dingin
Labu siam dikenal sebagai makanan dengan sifat dingin, yang dapat menurunkan suhu tubuh setelah dikonsumsi. Bagi orang yang kekurangan energi, merasa lemas, atau sedang masuk angin, terlalu banyak mengonsumsi labu siam bisa membuat kondisi ini semakin buruk. Oleh karena itu, bagi mereka yang merasa tubuhnya mudah kedinginan, disarankan untuk mengurangi porsi labu siam dalam menu harian.
3. Memicu Gejala Rematik
Bagi penderita rematik, labu siam juga bisa memicu keluhan lebih lanjut, karena sifat dinginnya yang bisa membuat suhu tubuh semakin turun. Hal ini dapat memperburuk gejala rematik dan menyebabkan rasa sakit yang lebih intens. Maka dari itu, penderita rematik sebaiknya menghindari atau mengurangi konsumsi labu siam agar tidak memperburuk kondisinya.
4. Reaksi Kulit Gatal
Labu siam, ketika dikupas, dapat mengeluarkan getah yang lengket. Bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kulit sensitif, getah ini dapat menimbulkan reaksi gatal, bahkan mati rasa. Meski reaksi ini tidak bersifat permanen dan akan hilang dengan sendirinya, tetap saja, bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya hati-hati saat mengolah labu siam. Untuk mencegahnya, bisa menggunakan sarung tangan atau mencuci labu siam dengan air mengalir sebelum mengupasnya.
Cara Mengonsumsi Labu Siam dengan Aman

Agar Anda bisa menikmati manfaat labu siam tanpa khawatir akan efek sampingnya, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
-
Cuci dengan Bersih: Selalu cuci labu siam dengan air mengalir sebelum mengupas atau mengolahnya. Ini akan mengurangi risiko terkena getah yang bisa menyebabkan iritasi kulit.
-
Konsumsi Secukupnya: Meskipun labu siam memiliki banyak manfaat, pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang moderat. Hindari mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti rematik atau sensitivitas terhadap makanan dingin.
-
Perhatikan Reaksi Tubuh: Jika Anda mulai merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi labu siam, seperti gatal, pusing, atau gejala alergi lainnya, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan dengan dokter.
(seo)