Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kopi adalah minuman yang populer dan banyak dikonsumsi di seluruh dunia, terutama di pagi hari. Meski banyak orang menambahkan gula, susu, atau pemanis buatan untuk menyamarkan rasa pahit dan asamnya, kopi hitam tanpa tambahan gula justru memiliki segudang manfaat kesehatan. 

Selain rendah kalori, kopi hitam mengandung kafein dan nutrisi penting yang dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit. Lalu, apa saja penyakit yang bisa diredakan dengan minum kopi hitam tanpa gula? Berikut ulasannya.

1. Menurunkan Risiko Alzheimer

Menurunkan Risiko Alzheimer (Envato)

Minum kopi hitam tanpa gula secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit alzheimer, salah satu bentuk demensia yang sering terjadi di usia lanjut. Menurut beberapa penelitian, konsumsi kopi secara rutin berhubungan dengan penurunan risiko terkena penyakit ini. Misalnya, sebuah studi menunjukkan bahwa orang paruh baya yang mengonsumsi tiga hingga empat cangkir kopi sehari memiliki risiko 65% lebih rendah mengalami demensia saat mereka menua. Kafein dalam kopi dipercaya mampu mendukung kesehatan otak, membantu fungsi memori, dan mencegah kerusakan sel saraf.

2. Mengurangi Risiko Kanker Tertentu

Mengurangi Risiko Kanker Tertentu (Envato)

Beberapa studi menunjukkan bahwa kopi bisa membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker hati. Penelitian pada 28 studi tentang kopi dan risiko kanker menunjukkan bahwa semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin rendah risiko kanker hati dan endometrium. 

Hal ini disebabkn karena kandungan antioksidan dalam kopi yang melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Namun, meskipun kopi juga mengandung sejumlah kecil akrilamida—yang dianggap sebagai karsinogen—kadar ini tetap aman untuk dikonsumsi dalam batas wajar.

3. Mengurangi Risiko Sirosis Hati

Mengurangi Risiko Sirosis Hati (Envato)

Konsumsi kopi juga bermanfaat dalam menurunkan risiko sirosis hati, terutama yang diakibatkan oleh konsumsi alkohol. Penelitian besar mengungkap bahwa minum empat cangkir kopi hitam sehari dapat mengurangi risiko sirosis alkoholik hingga 80%. 

Selain itu, studi pada pasien dengan penyakit hati menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi kopi cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena sirosis. Manfaat ini kemungkinan berasal dari kandungan kafein dalam kopi yang diyakini dapat melindungi hati dari kerusakan lebih lanjut.

4. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2 (Envato)

Kopi hitam tanpa gula juga diketahui bisa membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Menurut penelitian, minum tiga hingga empat cangkir kopi per hari dapat memberikan perlindungan dari diabetes tipe 2. Tinjauan besar terhadap 28 penelitian dengan lebih dari 1,1 juta partisipan menunjukkan bahwa setiap tambahan satu cangkir kopi per hari bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2. 

Menariknya, kopi tanpa kafein juga menunjukkan hasil serupa, yang menunjukkan bahwa senyawa lain dalam kopi turut berperan dalam memberikan manfaat ini.

5. Melindungi Kesehatan Jantung

Melindungi Kesehatan Jantung (Envato)

Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang mengandung kafein dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Ochsner Journal, minum kopi hitam secara rutin dapat menyehatkan jantung. Namun, manfaat ini hanya akan optimal jika kopi dikonsumsi tanpa gula, yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung.

6. Mencegah Penyakit Parkinson

Mencegah Penyakit Parkinson (Envato)

Kopi hitam tanpa tambahan gula juga diketahui bermanfaat dalam mencegah penyakit parkinson. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin minum kopi hitam memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit ini. Bagi mereka yang sudah menderita parkinson, konsumsi kopi dapat membantu dalam mengontrol gerakan tubuh, berkat kandungan kafein yang diduga memiliki efek perlindungan pada sel-sel saraf di otak.

(seo)

No more pages