Bloomberg Technoz, Jakarta, Seorang pengembang atau developer software asal Kanada, Peter Todd kini disangkakan seabgai Satoshi Nakamoto, orang atau kelompok yang menciptakan Bitcoin. Jauh sebelumnya terdapat nama-nama lain.
Todd menyangkal dialah Satoshi Nakamoto, seperti diungkap dalam salah satu film dokumenter terbaru dari HBO “Money Electric: The Bitcoin Mystery.”
Toodd menyebut rekaan tersebut “menggelikan”. Seperti beberapa orang dalam film tersebut, Todd mengatakan, pada satu titik, “Saya adalah Satoshi Nakamoto,” sambil terlihat menertawakan ide tersebut.
Todd terdaftar sebagai konsultan kriptografi di platform pengembang GitHub, yang menyatakan bahwa ia berbasis di Toronto.

Profil LinkedIn seseorang dengan nama yang sama mencantumkannya sebagai “Chief Naysayer” di penyedia keamanan Bitcoin, Coinkite, kepala ilmuwan di layanan dompet anonim Dark Wallet, dan kepala ilmuwan di proyek Mastercoin.
Masih dari profil LinkedIn Todd lulus dengan gelar Bachelor of Arts dari OCAD University pada tahun 2011.
Todd telah dibahas sebagai calon Satoshi Nakamoto selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2014, Newsweek mengklaim bahwa Satoshi adalah fisikawan Dorian Nakamoto, namun dibantah.
Pada tahun 2015, New York Times menudingnya sebagai ilmuwan komputer Nick Szabo sebagai orang dibalik Satoshi.
Craig Wright asal Australia juga pernah menyatakan dirinya sebagai Satoshi Nakamoto, hingga seorang hakim Inggris memutuskan bahwa dia bukan pencipta Bitcoin.
Bitcoin masih berada di jalur pelemahan dengan minus 0,2% hingga Rabu (9/10/2024) pukul 14.15 waktu Indonesia dan bertahan di level US$62.203.
Eskalasi konfilik Timur Tengah menggoyang pasar ekuitas, yang merambat ke kelas aset berisiko kripto termasuk Bitcoin. Meski demikian pelaku pasar masih percaya tren 'Uptober' akan segera tiba.
(wep)