Rthvika Suvarna - Bloomberg News
Bloomberg, Otoritas kesehatan AS sedang menyelidiki tujuh orang yang mengalami gejala mirip influenza setelah terpapar pasien flu burung di Missouri, yang berpotensi mengindikasikan kasus pertama penularan dari manusia ke manusia.
Hingga saat ini, tidak ada yang dinyatakan positif flu burung. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan pada Jumat (27/07/2024) bahwa penelitian sedang dilakukan untuk memeriksa apakah mereka memiliki antibodi terhadap virus yang telah menyebar di antara burung dan sapi perah di AS.
Dari tujuh orang tersebut, enam adalah petugas kesehatan yang berinteraksi dengan pasien pertama di AS yang diketahui terinfeksi flu burung tanpa paparan hewan yang sakit. Sementara satu orang lainnya adalah anggota keluarga dekat pasien. Mereka semua mengembangkan gejala pernapasan ringan setelah terpapar.
Satu orang telah dinyatakan negatif flu burung, sementara lainnya tidak sempat diuji karena tidak teridentifikasi cukup cepat untuk diagnosis pasti, jelas CDC. Lebih dari 100 petugas kesehatan terpapar pasien di Missouri dengan tingkat paparan yang bervariasi saat pasien dirawat di rumah sakit.
"CDC terus memantau data dari sistem pengawasan influenza, terutama di negara-negara yang terdampak, dan belum ada tanda-tanda aktivitas flu yang tidak biasa pada manusia, termasuk di Missouri," kata lembaga tersebut.
Pada 2024, telah dilaporkan 14 kasus flu burung di AS, termasuk kasus pasien di Missouri yang terungkap pada awal September. Sumber infeksi ini masih belum dapat diidentifikasi.
(bbn)