Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bill Gates, pendiri Microsoft, baru-baru ini membagikan pandangan tentang kapan anak-anak boleh memiliki ponsel pribadi. 

Dalam sebuah wawancara dengan Mirror yang dirangkum Bloomberg Technoz, pria yang dikenal sebagai salah satu tokoh teknologi paling berpengaruh ini mengungkapkan bahwa ia tidak mengizinkan anak-anaknya memiliki ponsel hingga usia 14 tahun.

Aturan Penggunaan Gadget di Rumah Bill Gates

Gadget HP Ponsel (Dok Freepik)

Dalam wawancara tersebut, Gates menjelaskan bahwa ia dan istrinya menetapkan aturan ketat mengenai penggunaan gadget di rumah. "Kami memiliki waktu yang ditentukan untuk penggunaan gadget," ujar Gates. Setelah waktu tersebut habis, anak-anaknya diharuskan berhenti bermain ponsel untuk membantu tidur lebih awal dan cukup. Hal ini, menurut Gates, merupakan bagian dari usaha sebagai orang tua untuk menjaga rutinitas tidur yang sehat bagi anak-anak.

Selain itu, Gates juga menekankan bahwa ponsel tidak diperbolehkan berada di meja makan. Namun, anak-anak diperbolehkan menggunakan gadget untuk keperluan sekolah, seperti mengerjakan tugas atau belajar secara daring.

Dampak Positif Menunda Kepemilikan Ponsel

Bill Gates percaya bahwa menunda pemberian ponsel kepada anak-anak dapat memberikan dampak positif. Salah satu alasannya adalah untuk mendorong anak-anak lebih fokus dalam mengembangkan keterampilan sosial dan akademis tanpa gangguan dari gadget. "Dengan begitu, anda bisa lebih banyak berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang lebih produktif," kata Gates.

Pendapat ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan ponsel yang berlebihan pada usia dini dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, banyak orang tua mulai menerapkan aturan serupa untuk menunda pemberian ponsel kepada anak-anak anda.

Usia Ideal Anak Memiliki Ponsel: Pendapat Para Ahli

Walaupun aturan yang diterapkan oleh Bill Gates terkesan ketat, ia bukan satu-satunya orang tua yang berpikir demikian. Menurut laporan tahun 2016 berjudul "Kids & Tech: The Evolution of Today's Digital Natives," usia rata-rata anak yang mendapatkan ponsel pertama mereka adalah 10,3 tahun. Namun, tren ini menunjukkan kecenderungan yang semakin muda seiring dengan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap teknologi.

Stacy DeBroff, CEO Influence Central, menyebutkan bahwa semakin banyak orang tua yang merasa tertekan untuk memberikan ponsel kepada anak-anak anda di usia dini. "Banyak orang tua mulai merasa lelah karena terus-menerus harus mengawasi anak-anak anda tanpa bantuan teknologi, sehingga akhirnya memberikan ponsel pintar sebagai solusi," ujar DeBroff.

James P. Steyer, CEO dari Common Sense Media, sebuah organisasi yang fokus pada edukasi teknologi keluarga, juga memiliki pandangan yang sejalan. Ia menetapkan aturan ketat di rumahnya, di mana anak-anaknya hanya boleh memiliki ponsel pribadi saat sudah masuk sekolah menengah. "Tidak ada usia yang pasti untuk memberikan ponsel kepada anak-anak. Setiap anak berbeda, dan kedewasaan anda yang lebih penting daripada angka usia," jelas Steyer.

Ponsel Sebagai Alat Bantu, Bukan Distraksi

Banyak orang tua yang khawatir bahwa pemberian ponsel pada usia dini akan mengganggu perkembangan anak, baik secara sosial maupun akademis. Oleh karena itu, pandangan seperti yang dimiliki Bill Gates dan James P. Steyer menjadi acuan bagi banyak orang tua. Ponsel dianggap sebagai alat bantu, bukan sebagai sumber distraksi yang mengganggu.

Dengan menunda pemberian ponsel hingga usia yang dianggap tepat, anak-anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar bertanggung jawab dan membangun hubungan sosial tanpa terlalu bergantung pada teknologi. Ketika akhirnya memiliki ponsel, harapannya adalah mereka sudah cukup matang untuk menggunakannya dengan bijak.

Bill Gates bukan hanya seorang tokoh teknologi yang berpengaruh, tetapi juga seorang ayah yang peduli dengan perkembangan anak-anaknya. Dengan menunda pemberian ponsel hingga usia 14 tahun, ia berharap dapat memberikan ruang bagi anak-anaknya untuk tumbuh dan berkembang tanpa gangguan teknologi. Pandangan ini didukung oleh banyak ahli, yang juga menekankan pentingnya kedewasaan dan tanggung jawab sebelum memberikan akses penuh terhadap teknologi kepada anak-anak.

Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan anak-anak pada gadget dan teknologi. Pemberian ponsel di usia yang tepat dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri, bertanggung jawab, dan bijaksana dalam menggunakan teknologi.

(seo)

No more pages