Sujata Rao - Bloomberg News
Bloomberg - Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak terbatas pada perdagangan hari ini. Investor masih mencerna laporan keuangan bank-bank besar dan komentar dari pejabat Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) mengenai arah suku bunga.
Indeks S&P 500 di Wall Street menguat 0,1%. Sementara Volatility Index (yang menggambarkan volatilitas pasar saham) berada di bawah 17, terendah sejak Januari 2022.
Harga saham Goldman Sachs Group Inc melemah setelah laporan keuangan mereka belum mampu meyakinkan investor. Sedangkan saham Bank of America Corp menguat karena laba yang melebihi ekspektasi.
Jelang penutupan perdagangan, saham Netflix terpangkas karena pertumbuhan pelanggan dan proyeksi pendapatan yang tidak sekuat perkiraan sebelumnya. Kemudian United Airlines Holdings Inc menyebut peningkatan perjalanan internasional dan penurunan biaya operasional akan mendorong laba kuartal II-2023 di atas estimasi. Lalu First Horizon Corp melaporkan Dana Pihak Ketiga (DPK) di bawah rata-rata proyeksi analis.
“Ini masih awal musim laporan keuangan, sulit untuk berharap lebih. Bank-bank daerah akan melaporkan keuangan mereka dalam beberapa hari ke depan, dan itu akan memberi gambaran bagaimana keadaan mereka,” kata Tony Roth, Chief Investment Officer di Wilmington Trust.
Harga saham Tesla Inc melemah jelang rilis laporan keuangan kuartal I-2023, Investor fokus kepada profit margin, yang sepertinya terpukul karena perseroan menurunkan harga jual sejumlah model demi mendongkrak permintaan.
Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun, yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga, bergerak naik. Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic kepada CNBC mengatakan dirinya memilih menaikkan suku bunga acuan sekali lagi dan mempertahankannya di atas 5% untuk beberapa waktu demi menjangkar inflasi.
Presiden The Fed St Louis James Bullard mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya condong untuk membawa suku bunga acuan ke kisaran 5,5-5,75%. Saat ini suku bunga acuan AS ada di 4,75-5%.
Di tempat lain, harga Bitcoin naik setelah sempat stagnan di level US$ 30.000. Harga minyak hanya bergerak sedikit setelah sentimen pengurangan produksi oleh OPEC+ mereda akibat permintaan yang mungkin tidak sebanyak perkiraan. Sedangkan harga emas memutus rantai koreksi yang terjadi selama 2 hari.
(bbn)