Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga masih melakukan kajian terhadap harga bahan bakar nonsubsidi perseroan untuk Agustus 2024.

Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulandari mengatakan saat ini Pertamina Patra Niaga masih memantau pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah sebagai faktor utama yang memengaruhi harga jual BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. 

Adapun, harga minyak pada Selasa (30/7/2024) diperdagangkan mendekati level terendah dalam tujuh minggu karena prospek permintaan yang tidak pasti, terutama di importir terbesar, China.

West Texas Intermediate (WTI) berada di dekat US$76 per barel setelah kehilangan lebih dari 3% selama dua sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah Brent ditutup di bawah US$80 per barel.

Sementara, rupiah sempat terperosok ke level Rp16.325/US$ kemarin, Selasa (30/7/2024), akibat kebangkitan lagi indeks dolar AS jelang dimulainya pertemuan The Fed untuk menentukan kebijakan bunga acuan yang akan diumumkan pada Kamis dini hari waktu Indonesia Barat itu.

“Pertamina Patra Niaga senantiasa mendukung kebijakan Pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian dan daya beli masyarakat,” ujar Heppy kepada Bloomberg Technoz, dikutip Rabu (31/7/2024). 

Petugas mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Untuk itu, Heppy memastikan, harga BBM nonsubsidi Pertamina —baik Pertamax Series maupun Dex Series — akan tetap kompetitif. 

Sekadar catatan, harga BBM jenis nonsubsidi Pertamina hingga periode Juli masih belum mengalami perubahan dan masih sama sejak 1 Januari 2024.

Melansir laman resminya, harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) terpantau masih berada pada level Rp12.950/liter. Sementara itu, harga Pertamax Turbo (RON 95) juga masih dibanderol Rp14.400/liter.

Untuk BBM dieselnya, yakni Dexlite dan Pertamina Dex juga kini masih dibanderol masing-masing Rp14.550 dan Rp15.100/liter. Pertamax Green juga tetap di Rp13.900/liter.

Daftar lengkap harga BBM nonsubsidi Pertamina di seluruh Provinsi RI per Juli 2024:

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta

  • Pertamax: Rp12.950/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
  • Dexlite: Rp14.550/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter

Riau, Kepulauan Riau dan Bengkulu

  • Pertamax: Rp13.800/liter
  • Pertamax Turbo: Rp15.100/liter
  • Dexlite: Rp15.250/liter
  • Pertamina Dex:15.800/liter.

Bali, NTB, NTT

  • Pertamax: Rp13.200/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
  • Dexlite: 14.550/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter

Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Bangka Belitung, Lampung

  • Pertamax: Rp13.500/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
  • Dexlite: 14.900/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.450/liter

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara

  • Pertamax: Rp13.500/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
  • Dexlite: 14.900/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.450/liter

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat

  • Pertamax: Rp13.500/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
  • Dexlite: 14.900/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.450/liter

Maluku, Maluku Utara

  • Pertamax: Rp13.500/liter
  • Dexlite: 14.900/liter

Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Selatan

  • Pertamax: Rp13.500/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
  • Dexlite: 14.900/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.450/liter

Free Trade Zone Batam

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.500/liter
  • Dexlite: 13.800/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.400/liter

Free Trade Zone Sabang

  • Pertamax: Rp12.100/liter
  • Dexlite: Rp13.200/liter

Provinsi Aceh

  • Pertamax: Rp13.200/liter
  • Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
  • Dexlite: 14.550/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter

(dov/wdh)

No more pages