Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Beberapa kecelakaan pesawat terjadi dalam satu pekan belakang. Rata-rata kecalakaan terjadi pada pesawat jenis Boeing.

Seperti yang terjadi pada Senin (8/7/2024), dilaporkan pesawat United Airlines berjenis Boeing 757-200 kehilangan roda pendaratan utama saat lepas landas. 

Juru bicara United dalam sebuah email mengatakan tidak ada yang terluka dalam United Flight 1001. Insiden ini hampir mengulangi insiden pada Maret yang membantu memicu tinjauan keselamatan federal terhadap maskapai tersebut. 

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki insiden ini. Roda pesawat ditemukan di Los Angeles, kata United, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Lalu, insiden buruk kembali menimpa produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing Co.

Sebuah pesawat Boeing 737-800 terpaksa menunda penerbangan usai ban pesawat meledak saat lepas landas di Bandara Internasional Tampa, Florida.

Melansir Tampa Bay Times, video yang diunggah di YouTube oleh pengguna bernama Kapten Steven Markovich menunjukkan sebuah pesawat American Airlines sedang meluncur di landasan pacu saat ban sebelah kanan terbakar dan asap memenuhi udara pada Rabu (10/7/2024) pagi waktu setempat. Video tersebut menunjukkan percikan api dan serpihan ban yang tertinggal di landasan pacu.

Joshua Gillin, juru bicara bandara, mengatakan dalam sebuah email bahwa para petugas tanggap darurat dipanggil sesaat sebelum pukul 8 pagi. Para penumpang dan kru pesawat keluar dari pesawat dan dibawa ke Airside F, dan operasi penerbangan lainnya tidak terpengaruh.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan, menurut juru bicara American Airlines, Ethan Klapper, yang mengatakan bahwa ada 174 penumpang dan enam kru dalam pesawat tersebut. Klapper mengatakan, pesawat tersebut mengalami masalah mekanis yang berkaitan dengan ban sebelum lepas landas.

"Para penumpang turun dengan selamat dan diantar ke terminal," kata Klapper dalam sebuah email. "Kami tidak pernah ingin mengganggu rencana perjalanan pelanggan kami dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkannya."

Pesawat Saudi Airlines bersiap mendarat di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA) di Manila, Filipina. (Dok: Geric Cruz/Bloomberg)

Kecelakaan juga terjadi di Bandara Internasional Bacha Khan Peshawar, Pakistan pada Kamis (11/7/2024).

Melansir Arab News, Jumat (12/7/2024), insiden itu menimbulkan asap dan percikan api yang berasal dari roda pendaratan sebelah kiri pesawat. Pesawat Airbus A330-300 itu mengudara dari Riyadh, Arab Saudi menuju Peshawar, Pakistan tersebut.

Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PCAA) mengatakan bahwa seluruh 276 penumpang dan 21 anggota kru keluar dari pesawat dengan selamat menggunakan perosotan tiup. 

"Penerbangan Saudi Airlines telah tiba dari Riyadh ke Peshawar."

Saudi Airlines telah membenarkan insiden tersebut dengan mengatakan bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat telah dievakuasi dengan selamat.

"Pesawat ini sekarang sedang menjalani evaluasi teknis oleh para spesialis," katanya dalam sebuah pernyataan. "Ini termasuk perbaikan, bersama dengan inspeksi komprehensif dan pengujian berikutnya, untuk memastikan keamanannya." 

(spt)

No more pages