Bastian Benrath - Bloomberg News
Bloomberg - Bank Sentral Swiss atau Swiss National Bank (SNB) mengungkapkan Credit Suisse Group AG bisa bangkrut jika tidak dijual kepada UBS Group AG.
Tanpa pengambilalihan yang ditengahi pemerintah itu sangat mungkin Credit Suisse bangkrut dan mengakibatkan krisis keuangan di Swiss dan di seluruh dunia.
"Credit Suisse saat itu bisa bangkrut,” ujar Deputi Gubernur SNB Martin Schlegel kepada lembaga penyiaran Swiss, SRF dalam wawancara yang disiarkan Senin (3/4/2023).
Pernyataaan ini menunjukkan situasi dramatis Credit Suisse saat itu sebelum SNB menyetujui UBS mengambilalih Credit Suisse senilai US$ 3,3 miliar. Apalagi ketika itu pasar global juga sedang dihadapkan pada guncangan akibat kegagalan Silicon Valley Bank (SVB) di AS.

Kesepakatan ini pun disetujui tanpa persetujuan dari pemegang saham Credit Suisse dan UBS, yang semakin menunjukkan urgensi dari situasi saat itu. Menteri Keuangan Swiss Karin Keller-Sutter sebelumnya mengatakan bahwa Credit Suisse tidak akan bertahan satu hari lagi jika tak diselamatkan.
Schlegel menambahkan pengambilalihan ini meredakan kekhawatiran terhadap stabilitas keuangan dan tidak akan menghalangi SNB untuk menaikkan suku bunga acuan.
SNB mengetatkan kebijakan moneter sejak Juni 2022 dan mendorong kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) di Maret 2023, tanpa terpengaruh krisis Credit Suisse. Hal ini bertujuan untuk menjaga target pertumbuhan ekonomi antara 0 hingga 2%.

"Mandat kami adalah stabilitas moneter. Kami akan melakukan segalanya untuk mengembalikan inflasi ke target kami. Dan kami tidak melihat tanda-tanda bahwa stabilitas keuangan di Swiss terancam," ujar Schlegel. "Jika perlu, kami akan menaikkan suku bunga acuan lagi."
Menurut para ekonom, perlambatan inflasi yang lebih besar dari perkiraan di Maret lalu memberikan SNB kesempatan untuk menahan kenaikan suku bunga acuan.
Meski begitu, ekonom memperkirakan ada peluang SNB menaikkan suku bunga 25 bps pada Juni 2023. Bulan lalu Inflasi Swiss kini berada di level 2,9%, laju paling lambat di Eropa.
(bbn)