Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil menguat di zona hijau dengan kenaikan terbaiknya meskipun di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham GOTO menguat 1 poin atau dengan kenaikan 1,89% ke level Rp54 pada perdagangan, Rabu (12/6/2024) siang hari.

Sampai dengan 13.30 WIB, saham GOTO sempat menyentuh level tertingginya Rp55 atau setara dengan kenaikan 3,77% dibandingkan perdagangan kemarin.

Penutupan Saham GOTO pada Rabu 12 Juni 2024 (Bloomberg)

Adapun volume perdagangan saham GOTO pada siang hari ini tercatat 2,95 miliar dengan nilai transaksi Rp156,63 miliar. Jumlah frekuensi perdagangan menyentuh 12.605 kali.

Kenaikan ini merupakan sinyal positif dari GOTO usai menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa 11 Juni kemarin.

Hasilnya, pemegang saham GOTO setuju atas rencana pembelian kembali saham Perusahaan (Shares Buyback) dan sejumlah keputusan penting lain.

Dalam keterbukaan informasi soal agenda RUPS, manajemen GOTO sudah mengajukan inisiatif Buyback Saham mencapai senilai US$200 juta atau setara dengan Rp3,2 triliun.

Hal ini dilakukan seiring dengan arus kas Perusahaan yang terus membaik serta adanya nilai yang signifikan dalam saham.

Buyback Saham GOTO tidak melebihi 10% saham termasuk saham treasuri. Saat ini, jumlah saham treasuri GOTO sebesar 10,26 miliar saham atau 0,85% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Sebelumnya, Buyback Saham dilakukan agar GOTO dapat memiliki fleksibilitas dan opsi yang lebih baik dalam mengelola modal dan memaksimalkan imbal hasil (Return) kepada pemegang saham.

Terlebih lagi, Perusahaan melihat adanya kenaikan profitabilitas seiring dengan positifnya EBITDA yang disesuaikan pada Kuartal IV-2023.

Sementara itu, IHSG tengah melaju di zona merah dengan penurunan 12,34 poin (0,18%) pada posisi 6.843,35 pada perdagangan Sesi I, Rabu (12/6/2024).

Total transaksi perdagangan pagi hari ini mencapai Rp4,19 triliun, dari sejumlah 11,82 miliar saham yang ditransaksikan.

Sejumlah sektor saham menjadi pemberat utama laju IHSG pada perdagangan Sesi I siang hari ini. Sektor saham kesehatan, saham barang baku, dan saham transportasi yang tertekan paling dalam, dengan masing-masing melemah 1,80%, 1,40% dan 0,99%.

Sementara indeks saham LQ45 yang berisikan saham-saham unggulan juga tercatat di zona merah, dengan penurunan 3,53 poin (0,41%) ke posisi 864,24.

(fad)

No more pages