Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat kenaikan hingga Rp17.000 menjadi Rp1.366.000 per gram, hari ini, Jumat (7/7/2024), menyusul lonjakan harga emas di pasar dunia, terungkit sentimen pasar global.
Dengan kenaikan harga hari ini, praktis sepanjang tahun ini harga emas Antam sudah mencatat kenaikan hingga 20,88%. Akhir tahun lalu harga emas masih dibanderol di Rp1.130.000 per gram.
Kenaikan harga emas Antam hari ini dipengaruhi oleh dua hal yaitu lonjakan kenaikan harga emas dunia yang melesat 1% di mana pada penutupan perdagangan spot di bursa New York kemarin ada di US$2.377/troy ons. Naik 0,93% dibandingkan hari sebelumnya.
Itu menjadi kenaikan harga emas dalam dua hari berturut-turut di pasar dunia dan berimbas pada harga emas domestik.
Selain faktor harga emas dunia, kenaikan harga emas Antam hari ini juga dipengaruhi oleh lonjakan harga dolar Amerika Serikat. Sebagaimana diketahui, harga emas dunia dibanderol dalam dolar dan satuan troy ounce. Ketika dikonversi ke rupiah, faktor nilai tukar mempengaruhi harga jual emas Antam
Rupiah sudah melemah di mana pada perdagangan Rabu ia memecah rekor terlemah dalam empat tahun terakhir di level Rp16.285/US$. Ini membuat harga emas semakin mahal.
Buyback price
Harga jual emas naik Rp17.000, termasuk kenaikan terbesar harian, mempengaruhi juga lonjakan harga buyback atau harga acuan bila seseorang ingin menjual emas simpanannya pada Antam.
Hari ini, buyback price Antam dibanderol naik Rp16.000 menjadi Rp1.248.000 per gram, naik lebih kecil dibanding kenaikan harga jual. Hal itu dipengaruhi oleh tingkat margin atau keuntungan yang diambil oleh Antam selaku produsen dan penjual.
Dengan harga buyback kini di level tersebut, maka bagi pembeli emas akhir tahun lalu, saat ini sudah bisa mengantongi untung 10,44% bila menjualnya hari ini.
Sementara bagi pemilik emas yang membeli emas setahun lalu ketika harga jual masih di Rp1.060.000 per gram pada 7 Juni 2023, maka bila menjualnya ke Antam hari ini ia bisa mengantongi untung 17,73%.
Keuntungan lebih besar lagi bila yang dijual adalah emas Antam yang dibeli lima tahun silam atau 10 tahun silam, masing-masing sebesar 64% dan 149%.
(rui)