Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pihak militer dikatakan telah menuju lokasi jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi.

Diberitakan oleh media Iran, IRNA, Komandan Korps Garda Revolusi Islam untuk provinsi Azerbaijan Timur mengatakan sebuah sinyal diterima dari helikopter dan telepon genggam salah satu anggota kru di lokasi jatuhnya helikopter.

"Pasukan militer sedang menuju ke lokasi dan berharap mendapatkan kabar baik," ungkap komandan tersebut.

Namun hingga kini, kru penyelamat masih belum menemukan lokasi jatuhnya helikopter tersebut. Kepala Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran, Pir-Hossein Koulivand, mengatakan kepada TV pemerintah Iran, IRINN, bahwa para kru masih mencari di sekitar tempat sinyak terdeteksi.

Kondisi cuaca yang buruk dan tebalnya kabut membuat pencarian helikopter menjadi sangat sulit. Iran pun meminta bantuan sejumlah negara untuk mempercepat proses penyelamatan.

Badan penanggulangan bencana negara Turki, AFAD, mengatakan Iran meminta helikopter pencarian dan penyelamatan dengan kemampuan penglihatan malam. Dalam sebuah postingan di X, AFAD mengatakan sekitar 32 personel penyelamat dan penelitian serta enam kendaraan juga dikirim ke Iran.

Kementerian Pertahanan Turki mengatakan pihaknya mengirimkan drone Akinci sebagai tanggapan atas permintaan Iran. Dikatakan juga helikopter Cougar tetap bersiaga untuk dikerahkan tergantung kondisi cuaca.

Uni Eropa mengaktifkan layanan pemetaan respons cepatnya menyusul permintaan bantuan dari Iran, kata Komisaris Manajemen Krisis blok tersebut, Janez Lenarčič, dalam sebuah postingan di X.

(del)

No more pages