Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Internasional EP (PIEP) mencatatkan produksi minyak dan gas bumi (migas), yang jika digabungkan setara minyak, mencapai 216 ribu barel setara minyak per hari (KBOEPD) pada 2023.

Untuk produksi minyak merupakan kontribusi dari Irak dan aset lainnya di Gabon dan Angola.

Sementara, produksi gas dengan kontribusi dari aset Aljazair, Malaysia, dan Tanzania.

“Kinerja PIEP akan terus dioptimalkan pada tahun 2024 mendatang dengan melakukan berbagai inovasi. Hal ini dapat diartikan bahwa kami harus memiliki fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh dan mencapai target yang ditetapkan," kata Direktur Utama PIEP Jaffee A. Suardin dalam siaran pers, Jumat (10/5/2024).

Sementara itu untuk cadangan terbukti (P1) sebesar 29 juta barel setara minyak (MMBOE). Sedangkan cadangan contingency (2C) sebesar 11,1 MMBOE. 

Jaffee tidak menampik harga minyak dunia di tahun 2023 lebih rendah jika dibandingkan 2022. Namun, pencapaian produksi yang lebih tinggi dan efisiensi biaya menyebabkan perseroan membukukan net profit (pemilik entitas induk) sebesar 150% dari target dan pencapaian EBITDA di tahun 2023 sebesar 134% dari target di tahun 2023.

Selain itu, di tahun 2023 PIEP juga mencatat persetujuan perpanjangan 6 Extended License Agreement (ELA) di Aljazair pada Desember 2023. 

Sementara dari sisi kinerja health, safety, security, & environment (HSSE), PIEP menyebut angka capaian lost time incident rate (LTI) sebesar nol, realisasi sampai dengan akhir 2023, dan total recordable incident rate (TRIR) juga tercatat nol, di mana keduanya masih berada di bawah batasan.

Dari jumlah manpower sebanyak 438 personel, PIEP mencatatkan 34,197 juta jam tanpa kecelakaan kerja. 

“Hal itu merupakan capaian yang sangat baik dan mencerminkan komitmen PIEP yang tinggi terhadap aspek HSSE.”

Kendati demikian, peningkatan budaya keselamatan kerja akan selalu menjadi agenda utama dalam kegiatan operasi PIEP.

"Kami terus mengingatkan perwira PIEP untuk terus mematuhi peraturan perusahaan yang telah dibuat untuk keselamatan kita bersama. Perjalanan masih panjang untuk menjadikan PIEP sebagai perusahaan yang secara global diakui," ucap Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu.

(dov/del)

No more pages