Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh memberi isyarat kuat partainya akan segera bergabung dengan koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal ini semakin nampak usai Mahkamah Konstitusi menolak dua perkara gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024.

"Mungkin ada usulan lain selain merapat ke pemerintahan?," ujar Surya Paloh di Nasdem Tower, Senin (22/4/2024). "Sebenarnya [gabung ke pemerintah] lebih baik untuk Indonesia."

Langkah politik Nasdem yang merapat kepada Prabowo-Gibran sudah tak mengejutkan. Surya Paloh langsung bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari usai pemungutan suara, 14 Februari lalu. 

Padahal Jokowi adalah pendukung utama Prabowo-Gibran. Di sisi lain, Nasdem adalah pengusung dan pendukung paslon nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Partai Nasdem juga langsung mengakui kekalahan dan memberi selamat kepada Prabowo-Gibran usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil Pilpres 2024. Padahal, Anies-Muhaimin saat itu tengah menyiapkan gugatan PHPU ke MK.

Sehari kemudian, Surya Paloh menerima dan menjamu Prabowo Subianto yang datang ke Nasdem Tower. Usai pertemuan, Prabowo mengatakan telah menawarkan kepada Nasdem untuk bergabung dengan koalisi pemerintahannya bersama Gibran.

(dec/frg)

No more pages