Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta — PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan perolehan nilai kontrak baru sejumlah Rp 3,8 triliun pada 2023. Perusahaan juga menargetkan penuntasan empat proyek infrastruktur besar pada tahun ini. 

Direktur Operasi Waskita Beton Precast Sugiharto menjabarkan proyek-proyek yang akan dituntaskan pada tahun ini a.l. pertama, Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas di DKI Jakarta dengan nilai kontrak Rp 72,79 miliar. 

Kedua, pekerjaan slab on pile proyek Jalan Tol Kayu Agung—Palembang—Betung Seksi 3 dan Paket II Seksi 2 yang bernilai kontrak Rp 49,9 miliar. Ketiga, proyek Jalan Tol Cimanggis—Cibitung Seksi 2 + eskalasi dengan nilai kontrak Rp 883,6 miliar. Keempat, Jalan Kamojing di  Kabupaten Karawang dengan nilai kontrak Rp 20,26 miliar.

"Dengan berbagai perolehan dan dukungan sumber daya yang mumpuni, WSBP optimistis meraih target perolehan nilai kontrak baru Rp3,8 triliun untuk tahun ini. Dalam prosesnya, WSBP selalu menjaga dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik guna mendapatkan proyek-proyek yang memang memiliki tingkat kesehatan keuangan yang baik,” ujarnya dikutip dari siaran pers perusahaan, Jumat (24/3/2023).

Pada 2022, perusahaan telah merealisasikan nilai kontrak baru sebanyak Rp 1,53 triliun, yang didominasi dari proyek interal Waskita Grup sebesar 68% dan proyek eksternal dari pemerintah, BUMN/BUMD, dan swasta sebesar 32%.

Jembatan kelok 9 proyek yang dikerjakan Waskita Karya. (Dok waskita.co.id)

Selain proyek konstruksi, WSBP membidik agar pemenuhan pesanan produk beton precast ke beberapa proyek dapat selesai sepanjang tahun ini. 

Proyek-proyek tersebut a.l. Jalan Tol Kuala Tanjung—Inderapura Seksi 2, Jalan Tol Serbelawan—Siantar Seksi 4, Jalan Tol Tebing Tinggi—Serbelawan Seksi 3, Jalan Tol Pasuruan—Probolinggo Seksi 4, Jalan Tol Kayu Agung—Palembang—Betung, Flyover Sekip Ujung, Jalan Tol Ciawi—Sukabumi Seksi 2, Jalan Tol Jakarta—Cikampek II Selatan Paket 3, dan Pengaman Pantai di Teluk Jakarta Tahap 6 Paket 3.

“Kami tidak hanya menyuplai [produk precast dan readymix], tetapi telah mengerjakan proyek konstruksi di wilayah Indonesia, antara lain proyek Jalan Tol Kayu Agung—Palembang—Betung, Jalan Tol Cimanggis—Cibitung, dan proyek besar lainnya. Pada 2023, kami akan menyelesaikan proyek-proyek konstruksi baik sarana pendukung transportasi terintegrasi, jalan tol, dan proyek lainnya,” kata Sugiharto.

Meski lokasi proyek tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, WSBP yang didukung pabrik precast serta sumber daya yang memadai optimistis seluruh pesanan maupun pengerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu.

“WSBP dapat dapat membuktikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan baik secara kapasitas, kemampuan dalam menyelesaikan proyek secara tepat waktu dan pengiriman secara on time. Hal ini juga didukung dengan adanya peralatan yang memadai salah satunya penggunaan truck mixer untuk readymix,” lanjut Sugiharto.

(wdh)

No more pages