Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (JSMR), melalui anak usahanya PT Jasamarga Related Business (JMRB), memastikan bakal meningkatkan pelayanan di 59 rest area dan 2 rest area fungsional guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1445 H/Lebaran 2024.
Direktur Utama PT JMRB Denny Abdurachman juga menyampaikan perseroan telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas dan pengaturan arus kendaraan di rest area. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas.
"Kami akan memberlakukan rekayasa buka-tutup rest area untuk mengurai kepadatan serta berkoordinasi dengan pengelola ruas jalan tol dan PT Jasamarga Tollroad Operator [JMTO] selaku anak usaha Jasa Marga di bidang pengoperasian jalan tol. Kami juga akan mengatur flow kendaraan masuk dan keluar rest area serta menyiagakan petugas pengatur lalu lintas dan menyiapkan rambu-rambu portable," kata Denny seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/4/2024).
PT JMRB juga akan mengoptimalkan teknologi pemantauan kepadatan kendaraan di rest area melalui Rest Area Management System (RAMS) yang terdapat pada superapp Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) yang digunakan oleh petugas Jasa Marga serta terintegrasi dengan Dynamic Message Sign (DMS) di lajur jalan tol dan aplikasi Travoy yang dapat diakses langsung oleh pengguna jalan
"Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tidak memaksakan berhenti di rest area yang terpantau padat dan mematuhi arahan petugas pengatur lalu lintas serta mencari alternatif keluar jalan tol sejenak untuk mencari tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalan tol," jelas Denny.
"Untuk itu kami mohon kerja sama pengguna jalan untuk tidak lagi memaksakan parkir di bahu jalan di sekitar rest area yang ditutup karena padat. Dengan seperti ini, kapasitas lajur jalan tol semakin berkurang sehingga makin padat," sambungnya.
Selain itu, Jasa Marga dan Pertamina bekerja sama untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi pengguna jalan di rest area. Setidaknya mereka telah menyediakan SPBU Modular di 14 lokasi rest area, dengan beberapa di antaranya mengalami penyesuaian sistem dispenser dari Solar menjadi Pertamax.

Tambah SPKLU
Denny menambahkan perusahaan juga telah meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area Jasa Marga Group menjadi 49 titik, sebelumnya hanya 17 titik. Beberapa di antaranya telah diupgrade menjadi fast charging untuk mempercepat pengisian daya baterai kendaraan listrik.
Lebih lanjut, Jasa Marga dan pihak terkait menyelenggarakan 29 posko kesehatan di berbagai rest area untuk memfasilitasi pengunjung dalam melakukan pengecekan kesehatan selama perjalanan. Mereka juga menambah jumlah toilet fungsional sebanyak 599 bilik untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Pasokan air bersih di toilet dan sarana ibadah dipastikan mencukupi, sementara penambahan petugas pengatur lalu lintas dan keamanan dilakukan untuk mempercepat penanganan rekayasa lalu lintas dan menjaga keamanan pengunjung selama 24 jam.
Selain itu, Jasa Marga akan mengalihkan fungsi toilet pria menjadi toilet wanita untuk mengatasi antrean panjang yang biasanya terjadi di toilet wanita.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tidak berlama-lama di rest area, maksimal 30 menit, untuk bisa bergantian dengan pengguna jalan lainnya. Kami juga imbau pengguna jalan untuk membawa perbekalan maupun dapat melakukan take away makanan di rest area."
"Jika rest area penuh, kami ingatkan kembali untuk bisa menggunakan rest area berikutnya baik di rest area yang ada di dalam maupun di luar jalan tol yang dekat dengan akses keluar maupun masuk jalan tol serta manfaatkan posko layanan kesehatan di rest area jika memerlukan pengecekan kesehatan saat melakukan perjalanan jauh," tuturnya.
(prc/wdh)