Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop UKM) Teten Masduki menyebut tren industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) membuka peluang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) pembuat suku cadang untuk menjalin kemitraan dengan pabrikan besar, sebagai bagian dari rantai pasok industri otomotif di Indonesia.

"Tren industri EV memberikan peluang bagi pengusaha kecil dan menengah untuk menjalin kemitraan sebagai rantai pasok Industri kendaraan kita," ujar Teten saat ditemui, Jumat (8/3/2024).

Dengan demikian, Teten menekankan perlu ada upaya lebih untuk memperbesar persentase UKM pembuat suku cadang agar terhubung sebagai bagian dari rantai pasok industri otomotif nasional. 

"Saya mengajak kepada industri otomotif yang telah masuk pada pasar otomotif, maupun produk luar, maupun roda empat untuk mengembangkan UKM otomotif kemitraan, agar masuk dalam rantai pasok, dan begitu bisa naik kelas, ada transfer teknologi juga akses kepada pembiayaan dan hubungan lainnya," jelas Teten.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Dok: KemenKopUKM)

"Kemenkop juga telah membuka peluang baru dalam memperkuat kerjasama antara UKM Indonesia dengan industri besar alat-alat pertanian dengan China. Kerja sama ini diharapkan membawa teknologi baru, pengetahuan, dan peluang pasar yang lebih luas bagi UKM, dan industri di Indonesia," sambungnya.

Tak luput, menteri dari PDI Perjuangan ini turut meminta peran aktif BUMN dalam mendukung pengembangan ekosistem industri otomotif yang inklusif.

"Selain itu saya berharap BUMN dapat mengambil peran aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem industri otomotif yang inklusif dengan memperkuat kapasitas UKM baik dalam aspek produksi pemasaran maupun inovasi," tegasnya.

Berdasarkan data terbaru Gaikindo, penjualan mobil wholesales atau dari pabrik ke dealer pada Januari 2024 anjlok 26,1% dibandingkan dengan Januari 2023 (year on year/yoy) menjadi hanya 69.619 unit.

Sementara itu, penjualan mobil ritel yakni dari dealer ke konsumen juga turun hingga 13,9% yoy pada Januari lalu menjadi sebanyak 78.214 unit.

(prc/wdh)

No more pages