Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) naik pada perdagangan hari ini. Rekor baru pun kembali tercipta.

Pada Kamis (7/3/2024), emas Antam dihargai Rp 1.199.000/gram. Melonjak Rp 13.000 dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Sebelumnya, rekor harga emas Antam ada di Rp 1.186.000/gram yang tercipta pada perdagangan kemarin.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam ada di Rp 1.092.000/gram. Sama persis dibandingkan hari sebelumnya atau stagnan.

Tren positif harga emas Antam tidak lepas dari dinamika harga emas dunia. Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 2.149,13/ons. Naik 1,01% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Dalam sepekan terakhir, harga emas naik 5,64% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga bertambah 5,66%.

Analisis Teknikal

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas memang sedang bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 80,93. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Namun perlu diwaspadai, RSI di atas 80 juga menunjukkan suatu aset sudah masuk fase jenuh beli (overbought). Ini kemudian terkonfirmasi dari indikator Stochastic RSI yang sudah berada di angka 100. Sudah maksimal, sudah sangat overbought.

Oleh karena itu, ada kemungkinan harga emas akan mengalami koreksi untuk konsolidasi. Target support terdekat ada di US$ 2.103/ons. Jika tertembus, maka US$ 2.067/ons bisa menjadi support berikutnya.

Sedangkan target resisten terdekat adalah US$ 2.159/ons. Penembusan di titik ini bisa membawa harga emas melesat lagi menuju US$ 2.175/ons. 

Perkembangan harga emas dunia akan mempengaruhi harga emas Antam.

(aji)

No more pages