Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz, Jakarta - Jelang rilis data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) kuartal IV-2023 yang dijadwalkan nanti malam, Rabu (28/2/2024), harga emas di pasar dunia diperdagangkan stabil dan mencatat penguatan tipis.

Kontrak emas pagi ini terpantau bergerak mendatar di kisaran US$2.031,22 per troy ounce pada pukul 7:53 WIB. Para pedagang di pasar berjangka komoditas ini menunggu informasi data pertumbuhan ekonomi AS kuartal IV-2023 yang mungkin akan memberikan petunjuk lebih banyak terkait arah kebijakan bunga Federal Reserve tahun ini.

Konsensus pasar sejauh ini memperkirakan perekonomian terbesar di dunia itu akan mencatat pertumbuhan di angka 3,3%, tidak bergerak dari kuartal sebelumnya. Sementara semalam data penjualan barang tahan lama (durable goods) mencatat penurunan lebih dalam ketimbang prediksi pasar disusul penurunan tingkat keyakinan konsumen.

Para pemodal juga akan menunggu data inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE), yang menjadi salah satu acuan favorit The Fed dalam meramu kebijakan moneter.

Saat ini, pemodal di pasar global cenderung melihat peluang penurunan bunga The Fed semakin mengecil dari tadinya hingga 150 bps tahun ini, kini tinggal 75 bps yang akan dimulai Juni nanti dengan probabilitas 50%.

Penurunan bunga akan melemahkan dolar AS dan pada saat yang sama harga emas bisa terungkit. Pergerakan emas dan dolar AS biasanya berkebalikan arah mengingat posisinya yang sama-sama difungsikan sebagai aset safe haven. Bedanya, emas tidak memberikan imbal hasil.

(rui)

No more pages